Senin, 01 Juli 2013

Materi ilmu kealaman dasar

MATERI IKD

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ...................................................................................................... i
DAFTAR ISI .................................................................................................................... ii
BAB 1 PENDAHULUAN ............................................................................................ 1
BAB 2 MATERI DAN ENERGI ................................................................................. 6
BAB 3 ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA ...................................................... 21
BAB 4 BIOSFER DAN MAHLUK HIDUP............................................................... 36
BAB 5 MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA........................................................ 44
BAB 6 PERANAN DAN DAMPAK DARI ILMU ALAMIAH
DAN TEKNOLOGI ........................................................................................ 51
BAB 7 ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI MASA DEPAN
SEHUBUNGAN DENGAN KELANGSUNGAN MAHLUK HIDUP ........ 59
DAFTAR PUSTAKA .................................................................................................... 62
4
BAB 1
PENDAHULUAN
Ilmu alamiah merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta,
termasuk bumi ini, sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar hanya mengkaji
konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.
A. Manusia yang Bersifat Unik
Ciri-ciri Manusia:
1. Organ tubuhnya komplek dan sangat khusus, terutama otaknya
2. Mengadakan metabolism atau penyususnan zat
3. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar
4. Memiliki potensi untuk berkembang
5. Tumbuh dan berkembang
6. Berinteraksi dengan lingkungan
7. Bergerak
Perbedaan manusia dengan makhluk lain yaitu memiliki akal budi dan kemauan keras.
B. Kuriositas atau Rasa Ingin Tahu dan Akal Budi
Rasa ingin tahu atau kuriositas pada hewan itu didorong oleh naluri dan naluri itu bertitik pusat
pada mempertahankan kelestarian hidup dan sifatnya tetap sepanjang zaman. Manusia mempunyai
naluri seperti tumbuhan dan hewan, tetapi juga mempunyai akal budi sehingga rasa ingin tahu itu
tidak tetap sepanjang zaman. Manusi mempunyai rasa ingin tahu yang berkembang.
C. Perkembangan Alam Pikiran Manusia
Manusia mempunyai rasa ingin tahu terhadap rahasia alam dengan menggunakan pengamatan dan
penggunaan pengalaman tetapi tidak memuaskan. Dengan menggunakan logika, muncullah
pengetahuan yang berkuasa pada lautan, hutan, dan seterusnya. Pengetahuan yang merupakan
kombinasi antara pengalaman-pengalaman dan kepercayaan disebut mitos. Sehubungan dengan
perkembangan zaman, lahirlah ilmu pengetahuan dan metode pemecahan masalah secara ilmiah
yang disebut metode ilmiah.
Tokoh-tokoh Yunani:
1. Anaximander (624-549 SM), berpendapat bahwa langit yang kita lihat sebenarnya adalah
setengah.
2. Anaximenes (560-520 SM), berpendapat bahwa unsure-unsur dasar pembentukan semua
benda itu adalah air.
3. Herakleitos (560-470 SM), berpendapat bahwa Anaximenes bahwa justru apilah yang
menyebabkan adanya trasmutasi itu.
4. Pythagoras (500 SM), berpendapat bahwa unsure dasar semua benda sebenarnya adalah
empat, yaitu tanah, api, udara, dan air. Beliau juga terkenal sebagai ahli matematika:
- Dalil Pythagoras
5. Demokritos (460-370 SM), berpendapat tentang unsure-unsur dasar benda. Bila suatu
benda dibagi terus menerus suatu saat akan sampai pada bagian yang terkecil yang tidak
dapat dibagi lagi, bagian terkecil tersebut disebut atom.
6. Empedokles (480-430 SM), orang yang menyempurnakan ajaran Pythagoras tentang empat
unsure dasar yaitu tanah, air, udara, dan api.
7. Plato (427-345 SM), berpendapat keanekaragaman yang tampak ini sebenarnya hanya
suatu duplikat dari semua yang kekal dan immaterial.
8. Aristoteles (384-322SM), membuat intisari ajaran orang-orang sebelumnya. Dalam
pemikiran suatu masalah, ia membuang hal-hal yang tidak masuk akal dan memasukkan
pendapatnya sendiri.
9. Ptolomeus (127-151 SM), berpendapat bahwa bumi sebagai pusat system tatasurya,
berbentuk bulat, dan diam seimbang tanpa tiang penyangga.
5
10. Avicennan(abad 11), ilmu pengetahuan dan filsafat yunani diterjemahkan dan
dikembangkan dalam bahasa Arab.
D. Lahirnya Ilmu Alamiah
Pengalaman merupakan salah satu cara terbentuknya pengetahuan.pertambahan pengetahuan
didorong ole:
1. Dorongan untuk memuaskan diri yang bersifat nonpraktis atau teoritis guna memenuhi
kuriositas dan memahami hakikat alam semesta dan isinya
2. Dorongan praktis yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup
yang lebih tinggi
Kedua dorongan itu menumbuhkan kemajuan ilmu pengetahuan. Dorongan pertama menuju ilmu
pengetahuan murni dan yang kedua ilmu pengetahuan terapan.
Ilmu Alamiah merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan murni.
E. Kriteria Alamiah
Pengetahuan termasuk kategori ilmu pengetahuan jika kriteria berikut dipenuhi, yakni: teratur,
sistematis, berobjek, bermetode, dan berlaku secara universal.
Tujuan ilmu alamiah menurut beberapa ahli adalah mencari kebenaran tentang objeknya yaitu alam
semesta, dan kebenaran itu bersifat relative
F. Metode Ilmiah dan Implementasinya
Segala kebenaran yang terkandung dalam ilmu Alamiah terletak pada metode ilmiah.
Langkah pemecahan atau prosedur Ilmiah dapat dirinci sebagai berikut:
1. Pengindraan
2. Masalah atau problem
3. Hipotesis
4. Eksperimen
5. Teori
G. Keterbatasan Ilmu Alamiah
Pengindraan, penemuan masalah, penyusunan hipotesis, eksperimen, dan teori merupakan urutan
langkah atau prosedur ilmiah yang lazim. Untuk menentukan sejauh mana arti konteksnya, kita uji
sampai dimana berlakunya metode ilmiah dan dimana metode ilmiah tidak berlaku, serta
kekhusussannya.
1. Bidang ilmu alamiah
Yang menentukan ilmu alamiah adalah metode ilmiah karena bidang ilmu alamiah adalah
wahana di mana metode ilmiah dapat diterapkan, dan sebaliknya.
2. Tujuan ilmu alamiah
Konsekuensi metode ilmiah adalah menerapkan tujuan ilmu alamiah yaitu membentuk dan
menggunakan teori. Ada juga yang menyatakan tujuan ilmu alamiah adalah mencari
kebenaran dan fakta.
3. Ilmu alamiah dan nilai
Metode ilmiah tidak dapat memberikan nilai atau moral terhadap suatu keputusan. Manusia
pemakai ilmu alamiah lah yang menilai apakah hasil ilmu alamiah itu baik atau sebaliknya.
H. Filsafah Ilmu Alamiah
Dampak yang penting dalam metode ilmiah adalah menentukan filsafat yang berfungsi sebagai
dasar acuan ilmiah.
Berbicara tentang filsafat ilmu alamiah hendaknya dapat diverifikasi keseluruhan atau bagian demi
bagian melalui analisis eksperimental sehingga memiliki nilai ilmiah.
1. Vitalisme
2. Mekanisme
3. Agnotisme
4. Filsafat pancasila
6
I. Bahasa Ilmu Alamiah
Ilmu alamiah sebagai kesatuan yang utuh sebagai bentuk bahasa. Secara mendasar ilmu alamiah
merupakan suatu bahasa, suatu system komunikasi.
J. Kemampuan Memecahkan Masalah Dapat Dipelajari dengan Melakukan Pemecahan Masalah
Pemecahan masalah, seperti keterampilan lain, dapat dipelajari dengan berbuat.namun, haruslah
diingat bahwa kita akan jauh lebih berhasil jika belajar itu mempunyai makna bagi kita. Manusia
mempunyai indera yang sama dengan beberapa jenis hewan lain, tetapi yang membedakan adalah
kecerdasannya.
K. Keterbatasan Indera Manusia
1. Penglihatan
-berbagai jenis gerak yang terlalu cepat atau terlalu lambat
-mata kita dapat memisahkan suatu pandangan lain lebih sering dari sepuluh kali dalam satu
detik
- kisaran penglihatan terbatas pada ukuran partikel
- mata normal tidak dapat memisahkan komponen-komponen warna
2. Pendengaran
Telinga manusia cukup peka terhadap gelombang suara berfrekuensi antara 16 sampai
20.000 hertz per detik. Getaran diatas dan dibawah frekuensi itu sangat sukar sekali untuk
dideteksi.
3. Pengecapan dan pembauan
4. Penginderaan kulit
5. Penginderaan dalam
6. Peningkatan daya penginderaan
Untuk meningkatkan daya observasi atau penginderaan dapat dilakukan dengan cara:
a. Latihan
b. Kewaspadaan perlu ditingkatkan dengan usaha yang sungguh-sungguh
c. Instrument harus dikalibrasi
d. Pengecekan merupakan cara yang paling berhasil untuk menghilangkan kekeliruankekeliruan
dalam pengamatan
e. Eksperimen adalah penginderaan dalam kondisi yang dikontrol
f. Penginderaan meliputi analisis dan sintesis
g. Instrument baru memungkinkan penginderaan baru
h. Pengukuran merupakan keterampilan tersendiri
L. Pengorganisasian Data
1. Dalam statistic, kita dapat mengabaikan hal-hal yang mendetail secara bijaksana
2. Pengetahuan diklasifikasikan menjadi bentuk yang sistematis
M. Membagian Ilmu Pengetahuan (Sains)
1. Ilmu pengetahuan social, yang membahas hubungan antar manusia sebagai makhluk social,
yang selanjutnya dibagi atas:
- Psikologi
- Pendidikan
- Antropologi
- Etnologi
- Sejarah
- Ekonomi
- Sosiologi
2. Ilmu pengetahuan alam, yang membahas tentang alam semesta dengan semua isinya, yang
terbagi atas:
- Fisika
- Kimia
- Biologi
7
Cabang-cabang biologi:
 Botani
 Zoology
 Morfologi
 Anatomi
 Fisiologi
 Sitologi
 Histology
 palaentologi
3. Ilmu pengetahuan bumi dan antariksa (IPBA), yang membahas tentang bumi sebagai salah
satu anggota tata surya dan ruang angkasa dengan benda angkasa lainnya, antara lain
meliputi:
- Geologi
- Astronomi
- geografi
N. Ilmu Pengetahuan pada Hakikatnya Merupakan Satu Unit
Pemisahan atau pembagian ilmu pengetahuan terjadi karena ilmu pengetahuan berkembang dalam
proses yang cukup lama. Namun, dalam perkembangannya lebih lanjut, tampak kecendrungan
generalisasi dari berbeberapa cabang ilmu pengetahuan, sehingga beberapa cabang ilmu
pengetahuan itu bertemu kembali, karena pada hakikatnya merupakan satu unit.
O. Penelaahan Alam Semesta dan Sikap Ilmiah
1. Relativitas ilmu alamiah
Bagan perkembangan konsep:
-konsep tersebut dilakukan dedukasi untuk merumuskan hipotesis
- Berdasarkan pada hipotesisnya ilmuan merancang cara pengujian hipotesis
- hasil pengujian merupakan konsep baru atau pembaharuan konsep
2. Sikap ilmiah
a. Memiliki rasa ingin tahu atau kuriositas yang tinggi dan kemampuan belajar yang
besar
b. Tidak dapat menerima kebenaran tanpa bukti
c. Jujur
d. Terbuka
e. Toleran
f. Skeptic
g. Optimis
h. Pemberani
i. Kreatif atau swadaya
3. Pembentukan sikap ilmiah
Sifat-sifat yang terbentuk yang telah diuraikan diatas menunjukkan kepada kita arah tujuan
yang hendak dicapai seseorang yang hendak menumbuhkan sikap ilmiah pada dirinya.
P. Peranan Matematika dalam Ilmu Alamiah
Matematika merupakan salah satu puncak kegiatan alam pikiran manusia, karena perhitungan
matematis manjadi dasar teknologi sebagai ilmu terapan ilmu alamiah.
8
BAB 2
MATERI DAN ENERGI
A. Materi
Dunia benda terdiri atas materi dan energi. Tubuh organisme dibangun oleh materi dan hidupnya
bergantung pada energi. Tanah, air, udara, tumbuhan, dan hewan, atau pendeknya semua makhluk yang
hidup dan tidak hidup tersusun atas materi.
Materi didefinisikan sebagai sesuatu yang mempunyai masa yang menempati ruang.
Udara tersusun atas gas-gas yang tidak dapat dilihat, tetapi dapat dibuktikan adanya. Dengan
mengibaskan sehelai kertas, kita dapat merasakan adanya angin. Angin adalah udara yang bergerak.
Walau udara amat ringan, tetapi dapat dibuktikan bahwa udara memiliki massa. Ikatkan seutas tali tepat
pada tengah-tengah sebatang kayu. Pada kedua ujung kayu itu masing-masing gantungkanlah sebuah
balon yang sudah ditiup dan yang belum ditiup pada ujung yang lain. Apa yang terlihat? Dari
percobaan itu dapat disimpulkan bahwa udara memiliki massa dan menempati ruang.
1. Wujud Materi
Dikenal tiga macam wujud materi, vakni padat, cair, dangas. Zarpadat memiliki bentuk dan
volume tetap, selama tidak ada
pengaruh_dari luar. Contoh, bentuk dan volume sebatang emas tetap di mana pun emas itu berada.
Berbeda dengan zat padat, bentuk zat cair_berubah-ubah mengikuti bentuk ruang yang
ditempatinya. Di dalam gelas, air akan mengambil bentuk ruang gelas; di dalam botol, air mengambil
bentuk ruang botol. Seperti zat padat, volume zat cair juga tetap.
Gas mengisi seluruh ruanp yang tersedia. Jadi, tidak tetap baik bentuk dan volumenya.
2. Massa dan Berat
Massa suatu benda menyatakan jumlah materi yang ada pada benda tersebut. Massa suatu benda
tetap di segala tempat. Massa merupakan_sifat dasar materi yang paling penting.
Massa dan berat sesuatu benda tidak identik, tetapi sering dianggap sama: berat menyatakan gaya
gravitasi bumi terhadap benda itu dan bergantung pada letak benda dari pusat bumi. Berat sebuah
benda dapat diukur langsung dengan menimbangnya, tetapi massa sebuah benda di bumi dapat dihitung
jika diketahui beratnya dan gaya gravitasi di tempat penimbangan itu dilakukan. Untuk itu, dipakailah
neraca. Menimbang dengan neraca_adalah membandingkan massa benda yang ditimbang dengan
massa benda lain yang sudah diketahui yakni anak timbangnya. Dua benda yang massanya sama bila
ditimbang di tempat yang sama, beratnya akan sama. Karena itu, yang dimaksud dengan berat sebuah
benda sebenarnya adalah massanya. Maka, timbul pengertian bahwa massa sama dengan berat.
3. Klasifikasi Materi
Suatu bahan dapat bersifat serba sama (homogen) atau serba aneka (heterogen). Suatu benda yang
seluruh bagiannya memiliki sifat-sifat yang sama disebut bahan homogen. Perhatikan larutan gula
dalam air. Keseluruh bagian akan kita amati suatu cairan yang agak kekuningan dan bila pada setiap
bagian kita ambil untuk dicicipi, terasa manis. Jadi, larutan gula ini bersifat homogen. Larutan memang
merupakan campuran yang serba sama, sedangkan tanah dan campuran minyak dengan air
merupakan campuran heterogen. Termasuk campuran apakah udara?
Suatu bahan yang tersusun dari dua atau lebih zat-zat yang sifatnya berbeda disebut campuran.
Komposisi campuran tidak _tetap_, melainkan bervariasi. Oleh sebab itu, akan kita kenal campuran
homogen dan campuran heterogen.
Zat-zat yang ditemukan di alam jarang sekali dalam keadaan mumi. Pada umumnya, ditemukan
campuran heterogen. Lihat batu kapur, granit, batu pualam yang ditemukan, akan tampak jelas
heterogenitas sifat-sifatnya.
Setiap materi yang homogen dan susunan kimianya tetap disebut zat atau substansi. Setiap zat
memiliki sifat fisika dan sifat kimia tertentu. Dikenal dua macam zat, yakni unsur dan senyawa.
9
Kita akrab dengan air. Melalui elektrolisis (peruraian oleh arus listrik), maka air dapat dipisahkan
menjadi oksigen dan hidrogen, sedangkan oksigen dan hidrogen melalui reaksi kimia biasa tidak dapat
diuraikan lagi.
Zat yang dengan reaksi kimia biasa dapat diuraikan menjadi beberapa zat lain yang lebih sederhana
disebut senyawa. Jadi, air adalah senyawa. Zat yang dengan reaksi kimia tidak dapat diuraikan lagi
menjadi zat-zat lain disebut unsur. Jadi, oksigen (O) dan Hidrogen (H) adalah unsur. Menurut sifatsifat,
dikenal unsur logam dan nonlogam, Besi, tembaga, dan seng, misalnya, adalah unsur logam,
sedangkan arang, belerang dan fosfor adalah contoh unsur nonlogam.
4. Atom dan Molekul
Sejak zaman kuno, filosof-filosof Yunani sudah memikirkan struktur materi. Bertentangan dengan
ajaran unsur makrokosmos, pada abad 5 sebelum Masehi, Leukippos dan Demokritos telah
mengembangkan ajaran mikrokosmos tentang hebatnya materi.
Demokritos (460-370 SM) menyatakanbahwa struktur zat discontinue dan_bahwa semua materi
terdiri atas partikel-partikel yang amat kecil yang disebut atom (a = tidak, tomos = dibagi). Hal ini
bertentangan dengan pendapat Aristoteles yang menyatakan bahwa zat bersifat continue (dapat dibagi
terus); kedua pendapat itu bersifat sangat spekulatif dan tidak dapat ditunjang oleh eksperimen.
Pada masa Robert Boyle, yakni abad ke-17, para ahli fisika mengembangkan sebuah teori baru
tentang struktur materi, yakni teori molekul. Menurut pendapat ini, partikel terkecil zat disebut
molekul, dan molekul-molekul zat yang sama akan sama semua sifatnya. Teori ini dapat menerangkan
antara lain peristiwa diferensiasi zat, perubahan wujud zat, dan sifat-sifat gas dengan memuaskan.
a. Teori Atom Dalton
John Dalton (1766-1874), seorang guru sekolah di Inggris, berlandaskan observasi-observasi
kuantitatifnya pada awal abad ke-19 mengungkapkan teori atomnya yang terkenal yang dapat
menerangkan kejadian-kejadian kimia. Dengan teorinya ini, Dalton mampu menerangkan dua buah
hukum dasar ilmu kimia, yakni hukum kekekalan massa dari Lavoisier dan hukum ketetapan
perbandingan dari Proust.
Hipotesis Dalton berpangkal dari anggapan Demokritos, kemudian menjadi dasar teori atom antara
lain sebagai berikut.
(1) Tiap-tiap unsur terdiri dari partikel-partikel kecil yang disebut atom. Atom tidak dapat dibagibagi.
(2) Atom-atom unsur yang sama,_sifatnya sama, atom dari unsur yang berbeda, sifatnya juga
berbeda.
(3) Atom tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan.
(4) Reaksi kimia terjadi karena penggabungan atau pemisahan atom-atom.
(5) Senyawa ialah hasil reaksi atom-atom penyusunnya.
BerdasarkajUaoji ini, maka untuk membedakan antara atom unsur yang satu dengan atom unsur
yang lain, Berzellius mengembangkan tanda atom. Tanda atom pada umumnya diturunkan dari nama
Latin atau Yunani unsur yang bersangkutan dengan mengambil huruf pertama dan seringkah ditambah
dengan sebuah huruf lain dalam nama itu.
Kecuali tanda atom, para ahli juga menggunakan Rumus kimia sebagai lambang senyawa atau
molekul senyawa. Misalnya air dituliskan H2Q, glukosa C6H12O6’, asam sulfat H4SO4’ dan lain-jain.
5. Susunan Atom
Untuk menjelaskan berbagai pertanyaan yang masih belum terjawab oleh teori atom, maka orang
harus mengetahui susunan atom. Misalnya, pertanyaan tentang apa yang menyebabkan atom-atom
terikat bersama-sama sehingga membentuk zat yang lebih kompleks? Mengapa atom suatu unsur dapat
bereaksi dengan atom lain, mengapa atom tembaga berbeda dengan atom besi? Pengetahuan tentang
susunan atom menjadi jelas setelah penelitian-penelitian dari SirHumphry Davy dan Michael Faraday,
keduanya berasal dari Inggris.
10
Tabel 1
Daftar Beberapa Unsur
No. Nama Asing/Indonesia Tanda Atom
1. Oksigen/Zat asam 0
2. Hidrogen/Zat air H
3. Carbonium/Zat arang C
4. Nitrogen/Zat lemas N
5. Phosphor/Zat fosfor P
6. Suifur/Zat belerang S
7. Natrium Na
8. Kalium K
9. Calcium Ca
10. Barium Ba
11. Ferum/Zat besi Fe
12. Magnesium Mg
13. Mangan Mn
14. Chlorium Cl
15. Fluorium F
16. Aluminium Al
17. Silicium/Silikon Si
18. Cuprum/Tembaga Cu
19. Aurum/Emas Au
20. Argentum/Perak Ag
21. Hidrargyrum/Mercurium/Air raksa Hg
22. Strontium Sr
23. Plumbum/Timbal Pb
24. Uranium U
23. Titanium Ti
a. Penemuan Elektron dan Proton
elektron merupakan partikel ajom pertama yang ditemukan. Penemuan elektrom berawal dari
penyelidikan tentang listrik melalui gas-gas pada tekanan rendah.
Joseph John Thomson dan kawan-kawannya telah melakukan percobaan mengenai hantaran listrik
melalui berbagai gas dengan menggunakan suatu tabung tertutup yang dapat dihampakan seperti tertera
pada Gambar S berikut ini. Pada ujung-ujung tabung_itu_terdapat kutub listrik positif atau anoda dan
kutub negatif_atau_katoda.
Bila katoda dan anoda dihubungkan dengan sumber listrik bertegangan tinggi dan tekanan gas di dalam
tabung dikurangi menjadi sangal kecil, yaitu sekitar 10-6 atmosfer, akan terjadi pancaran sinar yang
berasal dari katoda dan menuju ke anoda. Sinar itu disebut sinar katoda.
11
Sinar katoda mempunyai sifat cahaya, tetapi sinar itu juga mempunyai sifat-sifat lain. Antara lain,
sinar itu dapat menggerakkan baling-baling yang diletakkan dalam jalannya dan di dalam medan listrik
sinar itu dibelokkan ke arah pelat elektroda positif.
Sifat-sifat tersebut menunjukkan bahwa sinar katoda terdiri dari partikel-partikel bermuatan listrik
negatif. Partikel-partikel sinar katoda dilepaskan oleh atom-atom yang terdapat pada katoda. Pada
tahun 1897, J.J. Thomson (1856-1940) membuktikan dengan eksperimen bahwa partikel sinar katoda
tidak bergantung pada bahan katoda. Partikel itu disebut elektron. Berdasarkan pengamatan ini,
dapatlah ditarik kesimpulan bahwa tiap atom unsur tentu mengandung elektron.
Seorang berkebangsaan Jerman bernama E. Goldstein pada, tahun1886 menemukan suatu sinar
lain di dalam tabung sinar katoda. Ia menemukan bahwa apabila lempeng tabung katoda itu berlubanglubang
maka gas yang terdapat di belakang katoda akan berpijar.
Gambar 10
Sinar positif
Pengamatan ini menunjukkan bahwa ada sejenis sinar yang melewati lubang-lubang yang terdapat
pada katoda. Sinar ini disebut sinar saluran karena ia melalui saluran yang menghubungkan ruang
belakang katoda dengan ruang di antara kedua kutub. Karena sinar tersebut merambat ke katoda, maka
timbul dugaan bahwa sinar itu terdiri dari partikel-partikel yang bermuatan positif. Dugaan ini
dikuatkan dengan percobaan-percobaan yang menunjukkan bahwa sinar dibelokkan oleh suatu medan
magnet dari jalannya yang lurus ke arah kutub magnet dari magnet tersebut.
Percobaan-percobaan selanjutnya, dengan menggunakan berbagai jenis gas, menunjukkan bahwa
massa partikel positif dari sinar saluran itu bergantung pada jenis yang digunakan. Partikel positif yang
terkecil massanya diperoleh bila gas yang digunakan adalah gas hidrogen partikel yang terkecil ini
kemudian disebut proton.
b. Model Atom
Dalton menggambarkan atom sebagai bola padat yang tidak dapat dibagi lagi. Dengan penemuan
elektron, maka (1) Model atom Dalton diganti dengan (2) Model atom Thomson.
12
Menurut Thomson, atom berupa bola bermuatan positif dan pada tempat-tempat didalam bola
terdapat elektron-elektron, seperti kismis di dalam roti. Jumlah muatan positif sama dengan jumlah
muatan negatif sehingga atom bersifat netral.
Model atom Thomson mulai ditinggalkan ketika Ernest Rutherford pada tahun 1909. yang dibantu
oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden menemukan bukti-bukti baru tentang_sifat-sifat atom. Buktibukti
itu diperoleh dari_eksperimen yang disebut eksperimen penghabluran sinar alfa.
Sinar alfa ialah sinar positif yang dapat dihasilkan dalam tabung sinar katoda yang berisi gas
helium, tetapi pada eksperi-men_ini digunakan bahan radioaktif sebagai sumber partikel alfa yang
berkecepaian tinggi. Sinar alfa itu diarahkan pada lempeng logam yang sangat tipis. Pada eksperimeneksperimen
pertama ditemukan bahwa hampir semua partikel melewati lembaran tipis itu tanpa ada
penyimpangan dari arah semula, tetapi sebagian kecil partikel ada yang disimpangkan dengan sudut
yang besar, malahan ada yang disimpangkan dengan sudut yang hampir berlawanan. Untuk
menjelaskan fenomena ini, pada tahun 1911 Rutherford mengadakan dugaan bahwa atom niscaya
hampir seluruhnya terdiri atas ruang kosong. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa kebanyakan
partikel yang melalui lembaran tipis itu berjalan menuruti garis lurus. Memperhitungkan gaya tolak
yang dipergunakan agar terjadi penyimpangan yang besar: Rutherford selanjutnya menduga bahwa ada
muatan positif atom dan dengan demikian merupakan massa atom yang terkumpul dalam volume yang
sangat kecil yang disebut inti atom (the atomic nucleus). Inti atom harus merupakan bagian yang sangat
kecil dari atom, karena hanya sebagian kecil partikel alfa dibelokkan atau dipantulkan dengan sudut
yang besar. Di sekeliling inti atom beredar elektron-elektron. Elektron-elektron itu sangat ringan
dibandingkan dengan inti atom dan tidak menghalangi jalan partikel alfa yang berkecepatan tinggi.
Atom bersifat netral, maka muatan inti sama dengan jumlah muatan elektron yang mengelilingi inti.
Model atom menurut Rutherford dapat digambarkan pada halaman berikut.
Proton merupakan suatu bagian ruang di dalam inti atom yang mengadakan tarik-menarik dengan
sejumlah elektron sesuai dengan jumlah muatan inti. Jumlah proton di dalam inti atom disebut nomor
atom.
J.J. Chadwick pada tahun 1932 secara kuantitatif telah menyelidiki bagian inti atom yang lain yang
bersifat netral. Partikel inti ini disebut netron. Karena terdapat di dalam inti atom, proton dan netron
disebut pula nukleon. Jumlah nukleon merupakan nomor massa dari suatu atom.
Contoh: atom Cl memiliki jumlah elektron = jumlah proton = 17.
Nomor massanya = 35, sedangkan jumlah netronnya = 35 - 17 = 18 netron.
c. Model Atom Bohr
Pola atom Rutherford masih memiliki kelemahan-kelemahan yang serius. Misalnya, terhadap
pertanyaan-pertanyaan: Mengapa elektron-elektron yang bermuatan negatif tidak tertarik dan
melekat pada inti yang positif?
Menurut teori mekanika klasik tentang cahaya, elektron yang bergerak harus disertai
kehilangan tenaga kinetik elektron. Dengan demikian, kecepatan elektron itu semakin lama
semakin berkurang, jaraknya terhadap inti semakin kecil, dan akhirnya elektron itu akan jatuh
dan melekat pada inti. Di samping itu, terdapat beberapa pertanyaan yang tidak terjawab.
Misalnya, apakah semua atom mempunyai jumlah elektron yang sama banyaknya? Apabila
terdapat banyak elektron dalam sebuah atom, bagaimana elektron-elektron itu disusun? Apakah
yang menyebabkan inti dan juga elektron-elektron tidak terlepas satu dari yang lain? Untuk
mengatasi kelemahan model atom Rutherford, Bohr mengajukan pendapat yang revolusioner,
yang sebagian bertentangan dengan mekanika klasik Newton.
Menurut Bohr, di sekitar inti_ itu hanya mungkin terdapat lintasan-lintasan elektron yang
berjumlah terbatas; pada_setiap lintasan itu bergerak sebuah elektron yang dalam gerakannya
tidak memancarkan sinar. Jadi, dalam setiap keadaan station, elektron mengandung jumlah
tenaga tetap dan terdapat dalam. keadaan seimbang yang mantap.
Hal itu digambarkan sebagai berikut.
Gambar 14
B. Model awan elektron
Gambar 13
Gambar A adalah gambar model atom lama dengan orbit-orbit tetap untuk
tiap-tiap elektron. Gambar B adalah gambar model atom yang lebih baru
yang menunjukkan suatu daerah ,ang disebut awan elektron di mana
elektron-elektron kemungkinan besar berada.
14
Pada kulit atom tingkat energi K, L, M, N, dan seterusnya terdapat jumlah maksimum
elektron tertentu.
Menurut urutan tingkat energinya:
K < L < M < N < 0 < P < Q
Maksimum jumlah elektron pada tiap kulit dirumuskan 2n2. Untuk kulit K dengan n = 1 akan
terdapat jumlah elektron maksimum 2.12 = 2 elektron.
Bila_pada suatu elektron yang dalam keadaan stationer diberikan energi, maka elektron itu
dapat dipindah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Keadaan ini disebut keadaan dibangkitkan
(tereksitasi) yang bersifat labil. Oleh sebab itu, elektron tersebut akan kembali ke tingkat energi
semula dengan memancarkan paket energi radiasi yang di sebut foton atau kuant
.B. Energi
Energi adalah suatu kemampuan untuk melakukan kerja atau kegiatan. Tanpa energi, dunia
ini akan diam atau beku. Dalam icehiduparTmanusia selalu terjadi kegiatan dan untuk kegiatan
otak serta otot diperlukan energi. Energi itu diperoleh melalui _proses oksidasi (pembakaran) zat
makanan yang masuk ke tubuh berupa makanan. Kegiatan manusia lainnya dalam memproduksi
barang, transportasi, dan lainnya juga memerlukan energi yang diperoleh dari bahan sumber
energi atau sering disebut sumber daya alam (natural resources).
Sumber daya alam itu dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu_(l) sumber daya alam yang
dapat_diperbarui (renewable) atau hampir tidak dapat habis misalnya: tumbuhan hewan. air,
tanah, sinar matahari, angin, dan sebagainya; (2) sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
(unjenewable) atau habis, misalnya: minyak bumi atau batu bara.
Selanjutnya, secara terinci energi dibedakan atas butir-butir berikut dan perlu diketahui
bahwa energi dapat diubah dari suatu bentuk ke bentuk lainnya. Misalnya, energi potensial air
(air terjun) dapat diubah menjadi energi gerak, energi listrik, dan seterusnya.
1. _ Energi Mekanik
Energi mekanik dapat dibedakan atas dua pengertian. yaitu_energj potensial dan energi
kinetik. Jumlah kedua energi itu dinamakan energi mekanik. Setiap benda mempunyai berat,
maka baik dalam keadaan diam atau bergerak setiap benda memiliki energi. Misalnya energi
yang tersimpan dalam air yang dibendung pada sebuah waduk bersifat tidak aktif dan disebut
energi potensial (energi tempat). Bila waduk dibuka, air akan mengalir dengan deras, sehingga
energi air menjadi aktif. Mengalirnya air ini adalah dengan energi kinetik (tenaga gerak).
Air waduk pada contoh di atas juga memiliki energi potensial karena letaknya. Semakin
tinggi letak air waduk terhadap permukaan air laut, semakin besar energi potensialnya. Secara
matematis, kenyataan itu dapat dirumuskan sebagai berikut.
Epotensial : mgh
m : massa benda
g : besar gravitasi bumi
h : jarak ketinggiannya
Sedangkan besarnya energi kinetik dapat dirumuskan:
Ekinetik : ½ m V2
V : kecepatan gerak benda
Artinya, suatu benda yang kecepatannya besar akan besar pula energi kinetiknya.
15
2. Energi Panas
Energi panas juga sering disebut sebagai kalor. Pemberian panas_kepada suatu benda dapat
menvebabkan kenaikan suhu benda_itu_ataupun bahkan terkadang dapat menyebabkan
perubahan bentuk, perubahan ukuran, atau perubahan volume benda itu.
Ada tiga istilah yang penggunaannya sering_kacau, yaitu panas, kalor, dan suhu. Panas
adalah salah satu bentuk energi. Energi panas yang berpindah disebut kalor, sementara suhu adalah
derajat panas suatu benda.
Ketika merebus air berarti energi panas diberikan kepada air, yang berasal dari energi yang
tersimpan di dalam bahan bakar kayu atau minyak tanah sehingga suhu air naik. Jika pemberian
energi panas diteruskan sampai suhu air mencapai titik didihnya, maka air akan menguap dan
berubah bentuk menjadi uap air.
Banyaknya energi panas yang diberikan dapat dihitung dengan menggunakan hubungan
rumus:
Q = m x c t kalori, di mana
Q = menyatakan banyaknya energi panas dalam kalori
m = menyatakan massa benda/zat yang mendapatkan energi
panas
c = menya: kan kalor jeni s benda/zat yang
mendapatkan panas
t = menyatakan kenaikan (perubahan) suhu.
3. Energi Magnetik
Energi magnetik dapat dipahami dengan mengamati gejala yang timbul ketika dua batang
magnet yang kutub-kutubnya saling didekatkan satu dengan yang lain. Seperti diketahui bahwa
setiap magnet mempunyai 2 macam kutub, yaitu kutub magnet utara dan kutub magnet selatan.
Jika dua batang magnet kutub-kutubnya yang senama (u - u/s - s) saling didekatkan maka kedua
magnet akan saling tolak-menolak. Sebaliknya, kedua magnet akan saling tarik-menarik apabila
yang saling berdekatan adalah kedua kutub, tidak senama (u - s).
Kedua kutub magnet memiliki kemampuan untuk saling melakukan gerakan. Kemampuan
itu adalah energi yang tersimpan di dalam magnet dan energi inilah yang disebut sebagai energi
magnetik. Semakin semakin besar energi magnetik yang dimiliki oleh suatu magnet, semakin
besar pula gaya yang ditimbulkan oleh magnet itu.
Pengertian tentang energi magnetik akan bertambah jelas jika dipahami melalui suatu
penelitian medan magnet. Di sekitar kutub suatu magnet terdapat medan magnet, yaitu ruangan
atau daerah di sekeliling kutub magnet di mana energi magnetik masih dapat dirasakan. Hal ini
dapat diperhatikan gejalanya apabila suatu benda kecil maupun suatu magnet yang lemah
diletakkan sekitar suatu kutub magnet, maka benda kecil atau magnet yang lemah itu akan
bergerak. Ini berarti di sekeliling magnet yang menimbulkan medan magnet ada kemampuan
untuk menggerakkan benda lain. Kemampuan tersebut tidak lain adalah energi magnetik. Magnet
akan dapat menarik benda lain apabila benda tersebut dalam bentuk magnet. Benda yang dapat
menjadi magnet yaitu besi, dan baja.
4. Energi Listrik
Energi listrik ditimbulkan/dibangkitkan melalui bermacam-macam cara. Misalnya: (1)
dengan sungai atau air terjun yang memilikienergi kinetik; (2) dengan energi angin yang dipakai
untuk menggerakkan kincir angin; (3) dengan menggunakan accu (energi kimia); (4) dengan
menggunakan tenaga uap yang dapat memutar generator listrik; (5) dengan menggunakan tenaga
diesel; dan (6) dengan menggunakan tenaga nuklir.
16
Kegunaan dan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari bajivak sekali yang dapat
dirasakan, terutama di kehidupan kota-kota besar, bahkan sebagai penerangan yang sekarang
sudah digunakan sampai jauh ke pelosok pedesaan.
Di samping dapat dilihat kegunaannya, maka dapat dilihat energi apa saja yang dapat
dihasilkan dari energi listrik. Misalnya untuk menyalakan lampu penerangan di rumah-rumah
maka energi listrik diubah menjadi energi cahaya; untuk menggerakkan mesin maka energi
listrik diubah menjadi energi mekanik; untuk proses penyepuhan maka energi listrik diubah
menjadi energi kimia.
Jelaslah bahwa energi listrik benar-benar mempunyai peranan yang besar, baik di dalam
kehidupan rumah tangga maupun di bidang industri dan lain-lain.
5. Energi Kimia
Yang dimaksud dengan energi kimia ialah energi yang diperoleh melalui suatu proses kimia.
Energi yang dimiliki manusia dapat diperoleh dari makanan yang dimakan melalui proses kimia.
Jika kedua macam atom-atom karbon dan atom oksigen, tersebut dapat bereaksi, akan
terbentuk molekul baru yaitu karbondioksida. Bergabungnya kedua atom tersebut memerlukan
energi. Kalori tersebut dikenal sebagai energi kimia. Bila kedua atom yang telah tergabung
dipisahkan, maka akan melepaskan energi. Energi yang terbebas disebut energi eksoterm. Pada
reaksi korek api, juga dihasilkan energi panas yang melalui suatu proses kimia.
Bertambah jelaslah kiranya untuk memahami adanya energi yang disebut energi kimia
melalui pengertian yang disebut reaksi eksoterm di mana berlangsungnya reaksi kimia disertai
pembebasan kalori yang disebut energi kimia.
6. Energi Bunyi
Bunyi dapat juga diartikan getaran sehingga energi bunyi berarti juga getaran. Getaran
selaras mempunyai energi dua macam, yaitu energi potensial dan energi kinetik. Melalui pembahasan
secara matematis dapat ditunjukkan bahwa jumlah kedua macam energi pada suatu getaran
selaras adalah selalu tetap dan besarnya tergantung massa, simpangan, dan waktu getar atau
periode. Untuk contoh yang lebih jelas mengenai adanya energi bunyi atau energi getaran yaitu
apabila orang melihayatuhnya. jejiiiah__benda dari ketinggian tertentu. Pndn snnt henda itu jatuh
di suatu lantai, energi kinetiknya berubah menjadi energi panas dan juga energi getaran, yaitu
timbulnya suatu getaran pada lantai_yang menimbulkan bunyi. Apabila getaran yang ditunjukkan
itu sangat besar, akan dapat dirasakan adanya energi getarannya yaitu dengan terlihatnya
getaran pada benda-benda lain di sekitarnya. Meledaknya suatu bom, menimbulkan getaran yang
hebat dan energi getarannya mampu merobohkan bangunan ataupun memecahkan kaca-kaca
yang tebal.
Gendang_telinga manusia juga hanya mampu menerima energi getaran yang ditimbulkan
oleh sumber getar yang frekuensi paling rendahnya adalah 16 getaran per detik (Hertz) dan
paling besar 20.000 getaran per detik.
7. Energi Nuklir
Energi nuklir djdapatkan apabila suatu atom pecah menjadi atom yang lain dan pecahan
tersebut disertai pembebasan energi. Satu-satunya sumber energi nuklir yang sangat besar adalah
uranium. Di dalam reaksi atom, atom uranium ditembakkan dengan neutron sehingga masuk ke
inti uranium dan kemudian pecah. Pecahnya atom uranium disertai pembebasan energi yang
amat besar dan dihasilkan juga dua neutron baru. Neutron baru tersebut akan menembaki atom
uranium yang lain dan diikuti peristiwa yang sama. Demikian proses itu berlangsung secara
terus-menerus dan disebut sebagai berlangsungnya reaksi berantai yang sangat cepat dengan
pengeluaran energi yang dahsyat.
Energi nuklir dapat digambarkan seperti energi yang disimpan di dalam arloji ketika arloji
itu diputar. Apabila kunci yang menahan pir arloji itu dibuka dengan tiba-tiba, energi yang
tersimpan tadi akan keluar semuanya dengan sangat kuat -dan arloji mempunyai kemungkinan
dapat menjadi rusak. Apabila energi tersebut dilepaskan dengan perlahan-lahan dan disalurkan
17
melalui gir dan roda-roda serta mekanisme halus lainnya, energi tersebut akan memberi manfaat
bagi jalannya arloji. Demikian juga halnya dengan energi nuklir. Apabila tidak dikendalikan
dengan baik penggunaannya, energi nuklir akan dapat membinasakan manusia, seperti yang
terjadi dalam Perang Dunia Kedua di mana kota Hirosima dan Nagasaki telah dibom atom oleh
Amerika Serikat. Namun, dengan maksud menuju suasana damai dan aman, maka energi nukiir
itu dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan hidup.
Dalam kemajuan sains dan teknologi akhir-akhir ini, energi nuklir digunakan di antaranya
pada kapal bertenaga nuklir, lokomotif bertenaga nuklir, pesawat terbang bertenaga nuklir,
pembangkit tenaga listrik, dan juga digunakan untuk keperluan kesehatan.
8. Energi Cahaya atau Cahaya
Energi cahava terutama cahaya matahari banyak diperlukan terutama_oleh tumbuhan yang
berhijau daun. Tumbuhan itu membutuhkan energi cahaya untuk mengadakan proses
fotosintesis.
Dengan kemajuan teknologi saat ini dapat juga digunakan energi dari sinar yang dikenal
dengan nama sinar laser. Yang dimaksud dengan sinar laser ialah sinar pada suatu gelombang
yang sama dan yang amat kuat. Sinar laser banyak sekali digunakan dan meliputi banyak bidang.
Misalnva dalam bidang industri besar digunakan_dalam pembuatan senjata laser yang dapat
menembus baja yang tebalnya 2 cm dan lain-lainnya. Penggunaan sinar laser dalam bidang
kesehatan menunjukkan bahwa banyak penyakit-penyakit yang dapat dimusnahkan dengan sinar
laser. Sudah bukan menjadi persoalan lagi bagi para ahli yang mempergunakan sinar laser.
Seperti halnya perawatan yang berasal dari China yang terkenal dengan Akupuntur, perawatan
dengan cara ini telah dimodernisir oleh ahli-ahli dunia Barat. Baru-baru ini, sebuah perusahaan
di Ottenbum telah membuat pesawat istimewa untuk mengadakan akupuntur, yaitu dengan
perantaraan sinar laser. Keuntungan akupuntur laser jika dibandingkan dengan akupuntur biasa
ialah bahwa waktu perawatan jauh lebih singkat dan jauh lebih ringan. Perawatan dengan laser
itu tidak dapat memasukkan hama ke dalam badan. Pengetahuan itu diperoleh dari pengalaman
di China yang dikumpulkan dalam ribuan tahun dan saat ini dilengkapi dengan pengetahuan
modern tentang ilmu hayat serta ilmu faal tubuh. Dengan demikian, para dokter dapat
mengadakan perawatan akupuntur laser yang lebih baik dan lebih lengkap.
Seorang sarjana dari Hongaria yang bernama Meester menemukan bahwa sinar laser yang
lemah mempunyai pengaruh yang baik atas proses penyembuhan luka-luka. Sinar laser yang
digunakan adalah sebuah pesawat laser gas, sedangkan gas yang dipergunakan untuk tujuan ini
adalah helium dan neon.
Di lapangan kedokteran, pemakaian laser di bidang pembedahan kini sudah melalui taraf
percobaan. Serombongan dokter yang bekerja dalam klinik Universitas kota Munchen adalah
ahli-ahli pertama yang langsung dapat mengeluarkan bengkak-bengkak kanker yang kecil dalam
kandungan air kencing.
Bertentangan dengan cara-cara peralatan lama, maka dengan cara yang baru ini bengkakbengkak
yang berbahaya tersebut lebih mudah dibekukan dan dapat secara lebih radikal lagi,
walaupun berada di tempat-tempat yang sulit. Suatu segi yang paling mengagumkan dari cara
baru ini ialah bahwa orang yang dirawat tidak berdarah sedikit pun. Selain itu, perawatan ini
tidak banyak memakan waktu. Bengkak-bengkak yang berbahaya, meskipun terletak di bagian
jaringan otot yang dalam, dapat dirusak seluruhnya, dan waktu pasien harus berbaring dalam
rumah sakit juga jauh lebih singkat. Dari penyelidikan-penyelidikan yang dilakukan pada para
pasien setelah mereka dibedah, terbukti bahwa di sekitar tempat pembekuan itu tidak ditemukan
sel-sel kanker lagi.
18
9. Energi Matahari
Energi matahari adalah energi yang paling besar dan paling murah di alam ini. Dikatakan
murah karena manusia tidak perlu membeli untuk mendapatkan energi matahari itu. Matahari
memancarkan energinya dalam bentuk gelombang-gelombang radiasi. Energi yang dipancarkan
ini besarnya tidak kurang dari 3,8 x 1033 erg tiap detik. Di antara jumlah energi yang dipancarkan
itu, bumi hanya menerima sedikit sekali dibandingkan dengan seluruh jumlah energi yang
dipancarkan.
Energi matahari dapat dimanfaatkan untuk_berbagai keperluan, diantaranya ialah untuk (1)
penggerak satelit buatan (satelit palapa), (2) untuk kompor matahari ,(3) proses fotosintesis pada
tumbuhan hijau, (4) penyuling air, dan (5) listrik tenaga surya.
Pertanyaan
1. Apakah yang dimaksud dengan zat atau materi?
2. Apakah beda massa dan berat suatu zat?
3. Apa arti struktur materi menurut teori continue dan discontinue?
4. Apakah energi kimia itu? Beri contoh!
5. Bila kita menjatuhkan suatu benda dari ketinggian tertentu di atas lantai, maka energi
potensial dan energi kinetik akan diubah menjadi energi apa saja?
6. Apakah energi nuklir itu dan bagaimana cara memperolehnya?
7. Energi sinar mempunyai manfaat dalam berbagai lapangan. Sebutkan manfaat sinar laser
dalam kedokteran!
19
BAB 3
ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA
A. Alam Semesta
Jika kita berada di suatu tempat yang tinggi di luar kota, jauh dari sinar gemerlapan kota
dan pada saat itu tidak ada bulan dan langit bebas dari awan, maka akan tampak bintangbintang.
Jika -kita menggunakan teropong binokular atau teleskop, jumlah bintang yang kita
lihat semakin banyak. Pengamatan lebih lanjut yang dilakukan oleh para ahli Astronomi
dengan menggunakan alat-alat atau instrumen mutakhir menunjukkan bahwa di alam semesta
terdapat bintang-bintang yang beredar mengikuti suatu pusat yang berupa suatu kabut gas
pijar yang sangat besar, dikelilingi oleh kelompok-kelompok bintang yang sangat dekat satu
sama lain (cluster) dan juga dikelilingi oleh gumpalan-gumpalan kabut gas pijar yang lebih
kecil dari pusatnya (nebula) dan tebaran ribuan bintang. Keseluruhan itu termasuk Matahari
kita, yang selanjutnya disebut galaksi. Galaksi itu ternyata tidak satu, tetapi beribu-ribu
jumlahnya. Galaksi di mana Bumi kita berinduk diberi nama Milky Way atau Bhima Sakti.
Galaksi merupakan kumpulan bintang-bintang yang jumlahnya 10" atau 100 miliar, dan
salah satu di antaranya adalah Matahari. Matahari merupakan pusat tata surya kita. Kumpulan
bintang-bintang di dalam galaksi bentuknya menyerupai lensa.
B. Susunan Tata Surya
Telah disebutkan bahwa matahari adalah salah satu dari 100 milyar bintang di dalam
Galaksi. Matahari sebagai pusat tata surya berada pada jarak 30 tahun cahaya dari pusat
Bhima Sakti.
Pada zaman Yunani kuno, seorang ahli filsafat bernama Clausius Ptolomeus
mengemukakan pendapatnya bahwa Bumi
adalah pusat dari alam semesta. Menurut pandangan ini, matahari, bulan, dan planet-planet
beredar mengelilingi bumi yang tetap diam sebagai pusatnya. Pandangan Geosentris ini
selama 14 abad lamanya dianut orang. Pada waktu itu, pengamatan secara kasar orang-orang
Yunani telah dapat mengenal 5 planet, yaitu Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, dan Saturnus.
Menurut pandangan geosentris ini susunan planet-planet dapat digambarkan pada gambar 16.
Merkurius dan Venus disebut planet dalam, sedangkan Mars, Yupiter, dan Saturnus yang
berada di luar garis edar Matahari disebut planet luar.
Pada abad ke-16, seorang ilmuwan Polandia bernama Nikolas Kopernikus berhasil
mengubah pandangan salah yang telah dianut berabad-abad lamanya. Menurut Kopernikus,
Bumi adalah Planet, dan seperti halnya dengan planet yang lain, beredar
20
Gambar 15
Bagan kumpulan bintang-bintang dalam Galaksi
Gambar 16
Letak benda langit menurut Geosentris
Di samping planet dan satelit, benda angkasa lain yang juga beredar mengelilingi
Matahari adalah komet-komet, meteor-meteor, debu, dan gas antar planet. Suatu sistem di
mana benda-benda langit beredar mengelilingi Matahari sebagai pusat disebut sistem tata
surya.
Peredaran planet mengelilingi Matahari disebut gerak revolusi. Di samping itu, planetplanet
beredar mengelilingi sumbunya yang disebut rotasi. Adanya gerak rotasi pada bumi
dan planet menyebabkan timbulnya peredaran siang dan malam pada bumi dan planet-planet.
Dilihat dari selatan, gerak revolusi maupun gerak rotasi planet-planet berlawanan arah jarum
jam, atau dari Timur ke Barat, ada beberapa yang searah jarum jam. Waktu untuk satu
putaran revolusi disebut kala revolusi, sedang waktu satu putaran rotasi disebut kala rotasi.
Untuk bumi, kala revolusinya adalah 1 tahun (365 1/4 hari), sedangkan kala rotasinya 1 hari
21
(24 jam). Tabel berikut ini menggambarkan ukuran dan peredaran planet-planet. Angkaangka
pada tabel dimaksudkan untuk memudahkan gambaran secara kualitatif.
Tabel 2 : Tata Surya
Keterangan Tabel:
Garis Tengah : Angka pada tabel menyatakan perkaliannya dengan tengah atau diameter Bumi.
Diameter Bumi 12.640 km.
Massa : Angka pada tabel menyatakan perkaliannya dengan massa Bumi. Massa Bumi +
6.10-4 kg.
Massajenis : Angka dalam tabel menyatakan perkaliannya dengan massa jenis air.
Massajenis air= 1 g/cm3.
Jarak : Angka pada tabel menyatakan perkaliannya dengan jarak
Bumi - Matahari = 149 juta km atau 1 satuan astronomi.
Berikut ini beberapa kesimpulan secara kualitatif yang dapat diperoleh dari tabel
tersebut.
Matahari merupakan anggota tata surya yang paling besar.
Tata
surya
Garis
tengah
Massa
Massa
jenis
Jarak
Kiila
rotasi
Kala
revolusi
Matahari 167 333.400
,00
- - 25 hari -
Merkuriu
s
0,4 0,05 5.0 0.4 59 hari 88,0 hari
Venus 0,9 0,81 5.1 0,7 24
9
hari 225,0
hari
Bumi 1,0 1,00 5.5 1.0 24 jam 365,25
hari
Mars 0,53 0,11 4.1 1.5 24.
6
jam 687,0
hari
Yupiter 10,84 318,00 1.3 5.2 9.9 jam 11,9 hari
Saturnus 9,17 94,10 0,7 9.5 10,
4
jam 29,5
tahun
Uranus 3,72 14,40 1.5 19,3 10,
8
jam 84,0
tahun
Neptunus 3,38 17,10 2.5 30,1 15,
7
jam 164,8
tahun
Pluto 0,90 0,90 6.S 40,0 6.4 jam 284,4
tahun
22
Yupiter merupakan planet yang terbesar, sedangkan Merkurius merupakan planet terkecil (di
luar Asteroida).
Pluto mempunyai massa jenis paling besar dibandingkan planet yang lain. Saturnus
mempunyai massa jenis paling kecil, dan lebih kecil dari massajenis air sehingsa Saturnus
akan terapung di dalam air.
Semakin jauh planet dari Matahari, semakin besar kala revolusinya.
Sepintas lalu. tidak ada kaitan antara kala rotasi planet dengan massa, garis tengah, massa
jenis dan jaraknya terhadap Matahari.
C. Bagian-Bagian Tata Surya
Tata surya terdiri dari Matahari sebagai pusat dan benda-benda lain seperti planet, satelit,
meteor-meteor, komet-komet, debu, dan gas antarplanet beredar mengelilinginya. Keseluruhan
sistem ini bergerak mengelilingi pusat galaksi:
1. Matahari
Matahari merupakan anggota tata surya yang paling besar. Pada tata surya kita di mana
98 % massa tata surya terkumpul pada Matahari. Di samping sebagai pusat peredaran,
Matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari terdiri dari
inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing fotosfer, chromosfer, dan corona. Pada pusat
Matahari, suhunya mencapai jutaan derajat Celcius dan tekanannya ratusan juta atmosfer.
Kulit fotosfer suhunya ± 6000° C dan memancarkan hampir semua cahaya.
Menurut J.R. Meyer, panas Matahari berasal dari batu meteor yang berjatuhan dengan
kecepatan tinggi pada permukaan Matahari. Sedangkan menurut teori kontraksi H. Helmholz,
panas itu berasal dari menyusutnya bola gas.
Matahari sangat penting bagi kehidupan di muka bumi karena:
Merupakan sumber energi (sinar panas). Energi yang terkandung dalam batubara dan minyak
bumi sebenarnya juga berasal dari matahari.
Mengontrol stabilitas peredaran bumi yang juga berarti mengontrol terjadinya siang dan
malam, bulan, tahun, serta peredaran planet lain.
Dengan mempelajari matahari yang merupakan bintang yang terdekat, berarti mempelajari
bintang-bintang lain.
2. Planet Merkurius
Merkurius merupakan planet terkecil dan terdekat dengan Matahari. Merkurius tidak
mempunyai satelit atau bulan dan tidak mempunyai hawa. Planet ini mengandung albedo,
yaitu perbandingan antara cahaya yang dipantulkan dengan yang diterima dari Matahari
sebesar 0,07. Ini berarti 0,93 atau 93 % cahaya yang berasal dari Matahari diserap. Garis
tengahnya 4500 km, lebih besar daripada garis tengah bulan yang hanya 3160 km. Karena
letaknya yang begitu dekat dengan Matahari, maka bagian yang menghadap matahari sangat
panas. Sebaliknya, yang tidak menghadap Matahari menjadi dingin sekali (karena tidak ada
air maupun udara). Diperkirakan tidak ada kehidupan sama sekali di Merkurius. Merkurius
mengadakan rotasi dalam waktu 58,6 hari. Ini berarti panjang siang harinya 28 hari lebih
demikian juga malam harinya. Merkurius mengelilingi Matahari dalam waktu 88 hari.
3. Planet Venus
Planet ini lebih kecil dari Bumi, mempunyai albedo 0,8 atau 20 rc cahaya Matahari yang
datang diserap. Planet ini diliputi awan tebal (atmosfer) yang mungkin terjadi dari karbon
23
dioksida, tetapi tidak mengandung uap air dan oksigen. Planet ini tidak mempunyai satelit.
Venus menempati urutan kedua terdekat dengan Matahari. Planet ini terkenal dengan Bintang
Kejora yang bersinar terang pada waktu sore atau pagi hari. Besarnya hampir sama dengan
Bumi, yakni bergaris tengah 12.320 km, sedangkan Bumi bergaris tengah 12.640 km. Rotasi
Venus ± 247 hari. dan berevolusi (mengelilingi Matahari) selama 225 hari, artinya 1 tahun
Venus adalah 225 hari.
4. Bumi
Bumi menempati urutan ketiga terdekat dengan Matahari. Ukuran besarnya hampir sama
dangan Venus dan bergaris tengah 12.640 km. Jarak antara Bumi dengan Matahari adalah
149 juta km. Jarak ini sering diubah menjadi satuan jarak Astronomis atau Astronomical Unit
(AU). Jadi 1 AU = 140 juta km. Bumi mengadakan rotasi 24 jam, berarti hari bumi = 24 jam.
Satu hari Venus = 247 hari bumi atau 247 x 24 jam bumi.
Bumi mempunyai atmosfer dan mempunyai sebuah satelit, yaitu Bulan. Bumi
mengadakan revolusi selama 365 1/4 hari. Sekali memutar keliling Matahari disebut juga 1
tahun. Bandingkan 1 tahun Merkurius = 88 hari, sedangkan 1 tahun Mars lamanya 1,9 tahun
Bumi. Massa jenis Bumi rata-rata ± 5,52.
a. Gerak Rotasi Bumi
Gerak Bumi berputar pada porosnya disebut rotasi dari bumi. Arah rotasi bumi sama
dengan arah revolusinya, yakni dari Barat ke Timur. Inilah sebabnya mengapa matahari terbit
lebih dulu di Irian Jaya daripada di Jawa. Satu kali rotasi Bumi menjalani 360° yang
ditempuh selama 24 jam. Jadi, setiap derajat ditempuh dalam 4 menit. Rotasi Bumi ini tidak
dapat kita saksikan. Gerak dari Timur ke Barat Matahari serta benda-benda langit lainnya
disebut gerak semu harian Matahari. Tempat-tempat yang terletak pada garis bujur yang
sama, maka sama pula waktunya.
b. Akibat Rotasi Bumi
Gerak semu harian dari Matahari, yang seakan-akan Matahari, bulan, bintang-bintang, dan
benda-benda langit lainnya terbit di Timur dan terbenam di Barat.
Pergantian siang dan malam di mana separuh dari bola bumi menerima sinar Matahari
(siang), sedangkan separuh bola lainnya mengalami kegelapan (malam). Batas siang dan
malam ini merupakan sebuah lingkaran di sekeliling bumi.
Penyerangan atau penyimpangan arah angin, arus laut, yang dapat diterangkan dengan
hukum Buys Ballot. Arus-arus hawa (angin) tidak bergerak lurus dari daerah maksimum ke
daerah minimum, tetapi membias ke kanan bagi belah bulatan Utara dan membias ke kiri
bagi belah bulatan Selatan. Hukum ini tidak hanya berlaku bagi arus hawa, tetapi juga bagi
arus air laut dan arus air sungai.
Penggelembungan di Khatulistiwa serta Pemepatan di kedua kutub Bumi.
Timbulnya gaya sentrifugal yang menyebabkan pemepatan Bumi tersebut serta pengurangan
saya tarik hingga arah vertikal (unting-unting) tidak tepat menuju ke titik pusat Bumi, kecuali
di khatulistiwa dan di Kutub.
Adanya dua kali air pasang naik dan pasang surut dalam sehari semalam.
Perbedaan waktu antara tempat-tempat yang berbeda derajat busurnya.
c. Gerak Revolusi dari Bumi
Berkat penyelidikan tiga sarjana, yaitu Galileo Galilei. Tycho Brahe, dan Keppler maka
susunan alam secara Heliosentris dari Kopernikus diakui keunggulannya. Dalam susunan ini,
24
maka bumi berevolusi mengelilingi Matahari. Bumi beredar mengelilingi matahari dalam
satu kali revolusi selama waktu satu tahun.
Selama mengedari matahari ternyata sumbu bumi miring dengan arah yang sama
terhadap bidang ekliptika. Kemiringan sumbu bumi ini besarnya 23 1/2° terhadap bidang
ekliptika tersebut. Akibat dari revolusi bumi ialah:
Pergantian empat musim, yakni di sebelah Utara garis balik Utara (23 1/2 LU).
Perubahan lamanya siang dan malam.
Terlihatnya rasi (konstelasi) bintang yang beredar dari bulan ke bulan.
d. Gaya Gravitasi Terrestrial dari Bumi
Bumi kita ini mempunyai gaya gerak atau gaya berat. Gaya tarik bumi ini dinamakan
gaya gravitasi terrestrial Bumi. Benda di Bumi ini memiliki bobot karena pengaruh gaya
gravitasi tersebut.
e. Waktu
Kita telah mengenal waktu satu hari satu malam yang lamanya 24 jam. Waktu 24 jam ini
adalah sehari semalam solar (Matahari) berdasarkan gerak semu Matahari dalam membuat
satu revolusi lengkap. Sehari semalam sederal atau sideris adalah waktu bintang berdasarkan
merembangnya titik Aries antara buta huruf mengenal mangsa-mangsa itu dengan melihat
kedudukan rasi Waluku atau lintang Waluku (Orion). Berikut ini akan kita berikan pelbagai
hari pekan di Jawa. Perhitungan waktu dengan lain satuan ukuran yang dipakai di Jawa ialah
sebagai berikut:
Satu pekan dari lima hari pasaran. Pasaran-pasaran ini adalah Legi, Paing, Pon, Wage, dan
Kliwon.
Satu pekan dari enam Peringkelan dipakai dalam perhitungan mencari hari baik atau jelek.
Keenam peringkelan itu ialah Tungle, Haryang, Warukung, Paningrim, Was, dan Mawulu.
Satu pekan dari 7 hari mingguan, yakni Senin, Selasa, Rabu dan seterusnya. Nama hari
Mingguan ini berasal dari bahasa Arab dan berarti hari pertama, kedua, ketiga dan
seterusnya. Pekan dari 7 hari adalah pekan yang umum, dipakai di seluruh dunia.
Satu pekan dari 210 hari adalah jumlah gabungan hari-hari mingguan (7). peringkelan (6),
dan pasaran (5), terdiri dari 30 wuku. Wuku-wuku itu antara lain: Sinta, Landep, Wukir,
Kurantil. Tuli. Gumbreg, Wariga, dan sebagainya. Misalnya, pada setiap wuku Landep
dikenal susunan hari-hari: Mawulu, Pon Wrespati dan sebagainya.
Satu pekan dari 8 tahun yang disebut windu terdiri dari Alip. Ehe, Jimawal, Je, dai, Be,
Wawu, dan Jimakir.
Satu pekan dari 100 tahun disebut abad.
f. Tahun Penanggalan (Kalender)
Bangsa Mesir kuno, Sumeria, dan bangsa Hindu sejak zaman dahulu memiliki
perhitungan waktu. Waktu ini berdasarkan revolusi bumi dan tahunnya disebut tahun
Matahari. Semenjak Julius Caesar (46 BC) telah ditetapkan bahwa setiap tahun terdiri dari
365 hari.
5. Planet Mars
Planet ini berwarna kemerah-merahan yang diduga tanahnya mengandung banyak besi
oksigen, sehingga kalau oksigen masih ada, jumlahnya sangat sedikit. Pada permukaan planet
25
ini, didapatkan warna-warna hijau, biru, dan sawo matang yang selalu berubah sepanjang
masa tahun. Diperkirakan perubahan warna tersebut sebagai perubahan musim dan
memungkinkan adanya lumut dan tumbuhan tingkat rendah yang lain. Penyelidikan terakhir
menunjukkan bahwa Planet Mars terdapat uap air, meskipun dalam jumlah yang sangat kecil.
Namun, para ahli lebih cenderung berpendapat perubahan warna permukaan planet
disebabkan oleh angin pasir dan bukannya organisme. Mars mempunyai dua satelit atau
bulan yaitu phobus dan daimus.
Jarak planet mars dengan Matahari ialah 226,48 juta km. Garis tengah adalah 6272 km
dan revolusinya 1,9 tahun; rotasinya 24 jam 37 menit. Berdasar data yang dikirim oleh satelit
Mariner IV, di Mars tidak ada oksigen, hampir tidak ada air, sedangkan kutub es yang
diperkirakan mengandung banyak air itu tak lebih merupakan lapisan salju yang sangat tipis.
Oleh karena itu, kutub yang berwarna putih itu sering lenyap.
6. Planet Yupiter
Yupiter merupakan planet terbesar. Berdasarkan analisis spektroskopis, planet ini
mengandung gas metana dan amoniak yang banyak serta mengandung gas hidrogen,
albedonya 0,44. Yupiter mempunyai kurang lebih 14 satelit atau bulan. Planet Yupiter
bergaris tengah 138.560 km, rotasinya cepat yaitu 10 jam (bandingkan dengan bumi yang
berotasi 24 jam). Yupiter tampak sebagai "bintang" yang terang muncul pada tengah malam.
7. Planet Saturnus
Saturnus mempunyai massa jenis yang sangat lebih kecil dari air yaitu 0,75 g/cm3
sehingga akan terapung di air. Ternyata, planet ini berupa gas yang terdiri dari metana dan
amoniak dengan suhu rata-rata 103° C. Saturnus mempunyai 10 satelit dan di antaranya yang
terbesar disebut Titan (besarnya 2 kali besar bulan bumi), yang lain disebut Phoebe yang
bergerak berlawanan arah dengan 9 satelit lainnya, yang menunjukkan bahwa phoebe bukan
"anak kandungnya". Planet Saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Yupiter. Planet
ini bergaris tengah 118.400 km, berotasi cepat yaitu 10 jam. Planet ini merupakan planet
yang mempunyai cincin sabuk raksasa.
Keanehan Phoebe dan sabuk raksasa itu memperkuat teori Tidal. Kecuali itu, sabuk
Saturnus itu mengembang dan merapat pada permukaan planet 15 tahun sekali.
8. Planet Uranus
Uranus memiliki 5 satelit. Berbeda dengan planet yang lain, arah gerak rotasi Uranus
dari Timur ke Barat. Jarak ke Matahari adalah 2860 juta km dan mengelilingi Matahari
dalam waktu 84 tahun. Rotasinya 10 jam 47 detik. Planet ini diketemukan oleh Herschel dan
keluarganya dengan tidak sengaja pada tahun 1781 ketika mereka mengamati Saturnus. Besar
uranus kurang dari setengah Saturnus, bergaris tengah 50.560 km. Berdasar pengamatan
pesawat VOYAGER pada bulan Januari 1986, Uranus memiliki 14 buah satelit.
9. Planet Neptunus
Neptunus mempunyai dua satelit, satu di antaranya disebut Triton. Satelit Triton beredar
berlawanan arah dengan gerak rotasi Neptunus. Jarak ke Matahari 4470 juta km, mengelilingi
Matahari dalam 165 tahun sekali seputar. Planet diketemukan pada tahun 1846 ketika para
astronom sedang mengamati planet Uranus yang agak menyimpang orbitnya. Berdasarkan
hipotesis para astronom, penyimpangan tersebut pasti ada yang mempengaruhi dan itu
ternyata benar.
10. Planet Pluto
Pluto merupakan planet terjauh dari matahari, planet ini baru diketahui pada tahun 1930.
Pluto disebut juga sebagai Trans-neptunus karena ada dugaan planet ini merupakan bagian
26
satelit Neptunus yang terlepas. Suhu rata-rata pada planet ini adalah 2200C. Pluto adalah
nama Dewa Kegelapan dari bangsa Yunani dan pemberian nama itu berdasarkan planet yang
mendapat sinar matahari paling sedikit.
D. Benda-benda Lain dalam Tata Surya
Pada tata surya, kecuali terdapat planet-planet yang telah disebutkan di muka, terdapat
pula benda-benda lain berikut ini.
1. Planetoida atau Asteroida
Pada tahun 1801, Piazzi, seorang astronom bangsa Italia melalui observasinya dengan
teleskop menemukan benda langit yang berdiameter± 900 km (Bulan berdiameter 3000 km)
beredar mengelilingi Matahari. Dalam beberapa tahun kemudian ternyata ditemukan pula
beberapa benda semacam itu. Benda-benda itu mengorbit mengelilingi Matahari pada jarak
antara Mars dan Yupiter. Pada saat ini, benda semacam itu telah diketahui sebanyak + 2000
buah, berbentuk bulat dan kecil. Yang terbesar bernama Ceres dengan diameter 750 km.
Benda-benda langit itu disebut planetoida atau "bukan planet", untuk membedakannya
dengan planet utama yang telah diterangkan.
2. Komet atau Bintang Berekor
Meskipun komet disebut sebagai bintang berekor, tetapi komet bukan tergolong bintang
alam dalam arti yang sebenarnya. Komet merupakan anggota tata surya, yang beredar mengelilingi
Matahari dan menerima energinya dari Matahari.
3. Meteor atau Bintang Beralih
Meteor bukan tergolong bintang karena meteor merupakan anggota tata surya. Meteor
berupa batu-batu kecil yang berdiameter antara 0,2 sampai 0,5 mm dan massanya tidak lebih
dari 1 gram. Meteor ini semacam debu angkasa yang bergerak dengan kecepatan rata-rata 60
km/detik atau 60 x 60 x 60 km per jam.
4. Satelit
Satelit merupakan pengiring planet. Satelit beredar mengelilingi planet, dan bersamasama
beredar mengelilingi Matahari. Peredaran satelit mengelilingi planet disebut gerak
revolusi satelit. Di samping itu, satelit juga melakukan gerak rotasi, yaitu beredar
mengelilingi sumbunya sendiri. Pada umumnya, arah rotasi dan revolusi satelit sama dengan
arah rotasi dan revolusi planetnya, yaitu dari Barat ke Timur, kecuali satelit dari planet
Neptunus. Planet yang telah diketahui tidak mempunyai satelit adalah Merkurius, Venus, dan
mungkin juga Pluto.
E. Asal Usul Tata Surya
Tentang teori asal tata surya ini banyak dikemukakan orang, tetapi belum ada satu pun
yang dapat diterima oleh semua pihak.
Berikut ini di antara teori-teori tersebut.
1. Teori Tidal atau Teori Pasang Surut
Teori ini dikemukakan oleh James H. Jeans dan Harold Jef-fres pada tahun 1919.
Menurut teori ini, ratusan juta tahun yang lalu sebuah bintang bergerak mendekati Matahari
dan kemudian menghilang. Pada saat itu, sebagian Matahari tertarik dan lepas. Dari bagian
Matahari yang lepas inilah kemudian terbentuk planet-planet.
2. Teori Bintang Kembar
Menurut teori ini, kemungkinan dahulu matahari merupakan sepasang bintang kembar.
Oleh sesuatu sebab, salah satu bintang meledak dan oleh gaya tarik gravitasi bintang yang sa27
tunya (Matahari yang sekarang), pecahan tersebut tetap berada di sekitar dan beredar
mengelilinginya.
3. Teori Nebular
Teori ini pertama kali dikembangkan oleh Kant dan Laplace pada tahun 1796. Menurut
teori ini, mula-mula ada kabut gas dan debu atau nebule. Kabut gas ini sebagian besar terdiri
dari hidrogen dan sedikit Helium. Nebule ini mengisi seluruh ruang alam semesta. Karena
proses pendinginan, kabut gas tersebut menyusut dan mulai berpusing. Proses ini mula-mula
lambat, kemudian semakin cepat dan bentuknya berubah dari bulat bola menjadi semacam
cakram.
4. Teori Big Bang
Teori ini dikembangkan oleh George Lemaitre. Menurut teori ini, pada mulanya alam
semesta berupa sebuah "primeval atom" yang berisi semua materi dalam keadaan yang
sangat padat. Suatu ketika, atom ini meledak dan seluruh materinya terlempar ke ruang alam
semesta. Sejak itu, dimulailah ekspansi yang berlangsung ribuan juta tahun dan akan terus
berlangsung jutaan tahun lagi. Timbul dua gaya saling bertentangan, yang satu disebut gaya
gravitasi, dan lainnya dinamakan repulsi kosmis. Dari kedua gaya tersebut, gaya kosmis lebih
dominan sehingga alam semesta masih terus akan ekspansi. Pada suatu saat nanti, ekspansi
tersebut pasti berakhir.
5. Teori-Creatio Continua
Teori ini dikemukakan oleh Fred Hoyle. Bendi, dan Gold. Menurut teori creatio continua
atau continuous creation, saat diciptakan, alam semesta ini tidak ada. Alam semesta ini
selamanya ada dan akan tetap ada, atau dengan kata lain alam semesta ini tidak pernah
bermula dan tidak akan berakhir. Pada setiap saat, ada partikel yang dilahirkan dan ada yang
lenyap. Partikel-partikel tersebut kemudian mengembun menjadi kabut-kabut spiral dengan
bintang-bintang dan jasad-jasad alam semesta. Karena partikel yang dilahirkan lebih besar
daripada yang lenyap, maka jumlah materi semakin bertambah dan mengakibatkan pemuaian
alam semesta.
6. Teori G.P. Kuiper
Pada tahun 1950, G.P. Kuiper mengajukan teori berdasarkan keadaan yang ditemui di
luar tata surya dan menyuarakan penyempurnaan atas teori-teori yang telah dikemukakan
yang mengandaikan bahwa Matahari serta semua planet berasal dari gas purba yang ada di
ruang angkasa. Pada saat ini, terdapat banyak kabut gas dan di antara kabut terlihat dalam
proses melahirkan bintang.
F. Bumi
Di muka telah dibahas sedikit tentang Bumi sebagai salah satu planet, maka sekarang
akan dibahas lebih terinci, sehubungan sebagai tempat makhluk lain dan kita hidup.
Kelahiran Bumi
Asal-usul bumi, seperti asal-usul planet lain, telah dikemukakan di muka. Kapan bumi
lahir, maka untuk menghitungnya banyak dikemukakan teori yang antara lain adalah berikut
ini.
a. Teori Sedimen
Pengukuran usia Bumi didasarkan atas perhitungan tebal lapisan sedimen yang
membentuk batuan. Dengan mengetahui ketebalan lapisan sedimen rata-rata yang terbentuk
setiap tahunnya dengan memperbandingkan tebal batuan sedimen yang terdapat di Bumi
sekarang ini, maka dapat dihitung umur lapisan tertua kerak Bumi. Berdasar perhitungan
macam ini diperkirakan Bumi terbentuk 500 juta tahun yang lalu.
28
b. Teori Kadar Garam
Pengukuran usia Bumi berdasarkan perhitungan kadar garam di laut. Diduga bahwa
mula-mula laut itu berair tawar. Dengan adanya sirkulasi air dalam alam ini, maka air yang
mengalir dari darat melalui sungai ke laut membawa garam-garam. Keadaan semacam itu
berlangsung terus-menerus sepanjang abad. Dengan mengetahui kenaikan kadar garam setiap
tahun, yang dibandingkan dengan kadar garam pada saat ini, yaitu kurang lebih 320, maka
dihasilkan perhitungan bahwa bumi telah terbentuk 1000 juta tahun yang lalu.
c. Teori Termal
Pengukuran usia Bumi berdasarkan perhitungan suhu Bumi. Diduga bahwa Bumi mulamula
merupakan batuan yang sangat panas yang lama-kelamaan mendingin. Dengan mengetahui
massa dan suhu Bumi saat ini, maka ahli fisika bangsa Inggris yang bernama Elfin
memperkirakan bahwa perubahan bumi menjadi batuan yang dingin seperti saat ini dari
batuan yang sangat panas pada permulaannya memerlukan waktu 20.000 juta tahun.
d. Teori Radioaktivitas
Pengukuran usia bumi yang dianggap paling benar ialah berdasarkan waktu peluruhan
unsur-unsur radioaktif. Dalam perhitungan ini, diperlukan pengetahuan tentang waktu paroh
unsur-unsur radioaktif. Waktu paroh adalah waktu yang dibutuhkan unsur radioaktif untuk
luruh atau mengurai sehingga massanya tinggal separoh.
Dengan mengetahui perbandingan kadar unsur radioaktif dengan unsur hasil peluruhan
dalam suatu batuan dapat dihitung umur batuan tersebut. Misalnya, 1 gram U238 mempunyai
waktu paroh 4,5 x 109 tahun, meluruh menjadi 0,5 gram U235 + 0,0064 gram He dan 0.436
gram Pb206. Bila dalam suatu batuan terdapat perbandingan berat antara U238 dan Pb206,
seperti contoh tersebut, maka umur batuan sama dengan paroh U238, yaitu 4500 juta tahun.
Berdasarkan perhitungan seperti tersebut, dapat disimpulkan bahwa usia bumi berkisar
antara 5 sampai 7 ribu juta tahun.
2. Struktur Bumi
Seperti halnya kebanyakan benda langit, Bumi berbentuk bola, meskipun agak pepat
pada kedua kutubnya. Kepepatan itu akibat gerak rotasi mengelilingi sumbunya. Oleh karena
itu, jarak pusat Bumi terhadap khatulistiwa lebih panjang daripada terhadap kutubnya.
Panjang diameter pada khatulistiwa = 12.762 km, sedangkan panjang diameter pada kutub =
12.306 km. Diameter rata-rata Bumi = 12.784 km. Berat jenis Bumi adalah 5.5, sedangkan
beratnya adalah 6,6 x 102' ton.
Bumi diselimuti oleh gas yang disebut atmosfer. Pada permukaan Bumi terdapat lapisan
air yang disebut hidrosfer. Bagian Bumi yang padat terdiri atas kulit (kerak) atau lithosfer,
dan bagian inti yang disebut centrosfer.
a. Lithosfer dan Centrosfer
Lithosfer tebalnya hanya kurang lebih 32 km (=32.000 m) dan merupakan bagian yang
penting dalam kehidupan manusia yang berupa benua-benua dan pulau-pulau sebagai tempat
tinggal. Ketebalan lithosfer tidak sama. Bagian tebal berupa benua setebal 8 km, bagian tipis
berupa dasar laut yang dalam setebal 3,5 km dan terdiri atas 2 lapisan, yaitu lapisan sebelah
atas. terdiri dari silikon dan aluminium dengan Berat Massa (BM) rata-rata 2,65 dan lapisan
sebelah dalam, terdiri dari silikon dan magnesium dengan BM 2,9.
Di bawah lithosfer terdapat centrosfer yang dapat dibagi atas:
Bagian paling dalam yang disebut inti dalam,
Bagian luar disebut inti luar, dan
29
Bagian mantel (lihat bagan); BM inti Bumi = 10,7
Berdasarkan BM sebesar 10,7 maka orang menduga bahwa inti Bumi terdiri atas
campuran logam Nikel dan Ferum (besi), dan inti inilah yang menimbulkan adanya sifat-sifat
kemagnetan Bumi, dengan kutub Utara di bagian Selatan dan kutub Selatan terletak di bagian
Utara. Letak itu tidak tepat, tetapi mempunyai penyimpangan 17° dilihat dari pusat Bumi.
b. Hidrosfer
Hidrosfer tidak sepenuhnya menutupi seluruh permukaan Bumi, tetapi hanya 75 % yang
meliputi lautan, danau-danau, dan es yang terdapat dalam kedua kutub. Kedalaman laut ratarata
4000 m dan yang terdalam adalah di dekat pulau Guam dengan kedalaman 11000 m.
Hidrosfer mempunyai pengaruh yang besar terhadap atmosfer karena air yang menguap
akan membentuk awan yang selanjutnya menimbulkan hujan, kembali ke laut lagi. Siklus air
semacam itu berlangsung berabad-abad. Siklus itu menyebabkan air laut menjadi asin karena
garam mineral yang mudah larut pada kerak Bumi terbawa ke laut secara terus-menerus.
c. Atmosfer
Atmosfer merupakan lapisan gas yang menyelubungi Bumi, yang dalam kehidupan
sehari-hari disebut udara. Tebal atmosfer sebesar 4800 km, terhitung dari permukaan air laut.
BJ bagian bawah 0,013, dan semakin ke atas semakin kecil sampai mendekati 0.
Atmosfer terbagi atas tiga lapisan, yaitu (1) lapisan terbawah setebal 16 km disebut
troposfer; (2) lapisan tengah di atas 16-80 km disebut Stratosfer, dan (3) lapisan teratas di
atas 80 km disebut ionosfer. Berikut ini uraian lebih terinci.
1). Troposfer
Lapisan setebal 16 km ini, pada daerah khatulistiwa menipis hingga hanya 8 km pada
kutub-kutub Bumi. Hampir seluruh uap air yang terkandung dalam atmosfer terdapat di
dalam lapisan ini. Sehubungan dengan kandungan uap air itulah terjadi hujan, salju, angin,
dan badai. Pesawat terbang mengarungi udara hanya sampai batas troposfer. Suhu troposfer
terhitung dari permukaan Bumi ke atas ternyata turun secara teratur, setiap 1,6 km turun
secara drastis menjadi 0.
2). Stratosfer
Lapisan ini n.ulai dari 16 km sampai 80 km di atas Bumi. Suhu rata-rata sekitar -35° C.
Pesawat terbang sebenarnya masih dapat mengarungi pada lapisan terbawah dari stratosfer,
asal semua pintu kabin dapat ditutup rapat dan udara di dalam pesawat diatur, terutama kadar
oksigennya hingga seperti kondisi dalam troposfer.
3). Ionosfer
Lapisan ini terdapat di atas 80 km dengan tekanan udara sangat rendah sehingga semua
partikel terurai menjadi ion-ion. Lapisan ionosfer sangat penting sehubungan dengan
komunikasi radio jarak jauh karena lapisan ini merupakan pemantul gelombang radio. Fungsi
pemantul gelombang radio, sehubungan dengan permukaan Bumi melengkung dan dalam
troposfer sering terjadi gangguan cuaca.
3. Pembentukan Benua dan Samudera
Sebagaimana telah kita ketahui bahwa bumi sebagai benda alam semesta pada
permulaannya merupakan benda yang berpijar kemudian mendingin. Pada proses mendingin
tersebut maka yang menjadi keras adalah lapisan terluar yang sering kita sebut kulit Bumi
atau kerak Bumi dan dalam istilah asing disebut lithosfer. Pada tahap awal, lapisan lithosfer
sangat labil, tetapi tetap berotasi. Karena rotasi itu, lapisan kerak bumi yang labil dapat
30
menggeser ke arah horizonal atau vertikal (geonklinal). Hal ini juga terjadi karena lapisan di
bawah kerak Bumi pada saat itu masih leleh.
Wegener seorang ahli geografi bangsa, Jerman mengemu-cakan suatu teori yang disebut
juga teori Wegener (1915). Menurut teori ini, Bumi pada 2500 juta tahun yang lalu hanya
terdapat satu benua yang sangat besar yang retak dan kemudian bergeser saling menjauhi
satu dengan yang lain. Akibat pergeseran itu, terbentuklah benua-benua Amerika, Asia,
Eropa, Afrika, Australia, dan Antartika. Teori Wegener didukung oleh fakta yaitu: sepanjang
Timur dari Amerika Selatan ternyata mempunyai bentuk dan lekukan yang kira-kira sama
dengan lekukan pada benua Afrika sebelah Barat dan lekukan bagian Selatan benua Australia
cocok dengan tonjolan benua Antartika.
Demikian juga semenanjung India dan pulau Madagaskar cocok dengan teluk yang
terbentuk antara Afrika dengan Antartika. Kecocokan itu tidak hanya pada segi geografik,
tetapi ternyata cocok pula ditinjau dari segi geologi yakni jenis dan umur batu-batuan adalah
kira-kira sama (lihat gambar 29). Peristiwa pergeseran itu berlangsung dalam jutaan tahun.
Secara kronologis dapat digambarkan bahwa:
a. Pada 225 juta tahun yang lalu, masih terdapat benua "Super Continental".
b. Pada 200 juta tahun yang lalu, "Super Continental" pecah menjadi 3 bagian, yakni benua
Eropa-Asia, Afrika-Amerika, dan Antartika-Australia.
c. Pada 135 juta tahun yang lalu. Afrika dan Amerika mulai
memisah.
d. Pada 65 juta tahun yang lalu. Australia dan Antartika memisahkan diri. Pergeseran sampai
saat ini pun masih berlangsung.
Pembentukan Samudera terjadi karena:
1). Pergeseran vertikal, yaitu samudera India (Indonesia) dimana kerak Bumi menggeser ke
bawah dan sebagai imbangannya bagian sisi lain menggeser ke atas menjadi dataran tinggi
atau gunung Himalaya (gunung tertinggi didunia).
2). Tertarik oleh benda alam semesta lain (ingat teori Tidal) dan gaya sentripetal sehingga
bagian Bumi terlepas menjadi planet yaitu Bulan, maka terbentuk samudera Pasifik.
Berdasarkan penelitian batu-batuannya, maka batu-batuan di Bulan sama dengan batu-batuan
pada dasar Samudera Pasifik, yaitu batuan Silisium-Magnesium.
Lapisan Bumi yang berupa lithosfer, hidrosfer. dan fotosfer yang dihuni oleh berbagai
makhluk hidup disebut biosfer.
31
BAB 4
BIOOSFER DAN MAKHLUK HIDUP
A. Biosfer
Setelah bola Bumi mengalami pendinginan dan terbentuknya benua, danau, sungai, dan
lautan pada kira-kira 2250 juta tahun lalu, terbentuklah wahan bakal biosfer, yaitu suatu tempat
tinggal tempat makhluk hidup melangsungkan kehidupannya. Dalam kehidupan makhluk
terbentuk system hubungan antar makhluk hidup tersebut dengan materi dan energy yang
mengelilinginya. Tempat dan system itulah yang disebut biosfer.
Suatu benda dinyatakan sebagai benda hidup atau makhluk hidup jika memiliki cirri-ciri (1)
melakukan pertukaran zat atau metabolisme; artinya adanya zat yang masuk dan keluar; (2)
tumbuh, artinya bertambah besar karena pertambahan dari dalam dan bergerak;; (3) melakukan
reproduksi atau kembang biak; (4) memiliki irritabilitas tau kepekaan terhadap rangsangan dan
memberikan reaksi terhadap rangsangan itu; serta (5) memiliki kemampuan mengadakan
adaptasi terhadap lingkungan.
Sebelum makhluk hidup muncul dipermukaan Bumi, yang ada hanya bakal biosfer, yaitu
lingkungan fisik saja. Oleh karena itu, timbullah pertanyaan darimana dan bagaimanamakhluk
hidup itu menghuni bumi itu? Berikut beberapa teorinya, yaitu antara lain:
1. Teori Cosmozoa, yang menyatakan bahwa makhluk hidup datang dari Bumi dari bagian lain
alam semesta ini. Diperkirakan bahwa suatu benda berat telah menyebarkan benda hidup dan
benda hidup itu merupakan suatu partikel-partikel kecil. Teori ini berdasarkan dua asumsi
bahwa (1) benda hidup itu ada atau telah ada di suatu tempat dalam alam semesta ini dan (2)
hidup itu dapat dipertahankan selama perjalanan antar benda angkasa ke Bumi.
2. Teori Pfluger, yang menyatakan bahwa Bumi berasal dari suatu materi yang sangat panas,
kemudian dari bahan itu mengandung karbon dan nitrogen terbentuk senyawa Cyanogen
(CN). Senyawa tersebut dapat terjadi pada suhu yang sangat tinggi dan selanjutnya terbentuk
zat protein pembentuk protoplasma yang akan menjadi makhluk hidup.
3. Teorp Moore, yang menytaka bahwa hidup dapat muncul dari kondisi yang cocok dari bahan
anorganik pada saat Bumi mengalami pendinginan melalui suatu proses yang kompleks
dalam larutan yang labil. Bila fase keadaan kompleks itu tercapai akan muncullah hidup.
4. Teori alem yang menyatakan bahwa pada saat keadaan fisis Bumi ini seperti keadaan
sekarang,beberapa reaksi terjadi yaitu energi yang datang dari sinar Matahari diserap oleh zat
besi yang lembab dan menimbulkan pengaturan atom dari materi-materi. Interaksi antara
nitrogen, karbon, hidrogen, sulfur, dalam genangan air dimuka bumi akan membentuk zat-zat
yang difus yang akhirnya membentuk protoplasma benda hidup.
5. Teori Transendental atau dari ciptaan yang merupakan jawaban secara relegi babenda hidup
itu diciptakan oleh Super Nature atu Tuhan Yang Maha kuasa diluar jangkauan Sains .
6. Konsep atau Teori Modern.
Beberapa ahli Ilmu Alamiah dari Aristoteles sampai beberapa abad kemudian berpendapat
bahwa berdasarkan pengamatannya, benda-benda hidup itu mungkin dapat timbul dari benda
tidak hidup. Sebagai contoh, dinyatakan bahwa cacing berasal dari lumpur; ulat berasal dari
daging yang membusuk; kutu pakaian berasal dari kotak-kotak penyimpanan pakaian; tikus
berasal dari pakaian-pakaian bekas yang tersimpan lama. Pendapat demikian disebut Abiogenesis
atau Generatio Spontanea. Pada abad ke-17 Francisco Redi menyatakan bahwa daging
dibebaskan dari pencemaran lalat tidak menghasilakan ulat ( larva). Kemudian antara tahun
1859-1981 Louis Pasteur menunjukan bahwa penguraikan (pembusukan) bahan cairan kaldu dan
peragian perasan cair dari buah anggur disebabkan oleh mikro organism yang terbawa oleh
udara. Hal ini sebagai penegasan pendapat dari Spaianzani yang dikemukan oleh satu abad
sebelumnya. Percobaan Louis Pasteur menunjukan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk
32
hidup lainnya. Dan terkenal ucapannya Omne Vivo Ex Ovo, Omne Ovo Ex Vivo. Namun
pendapat ini tidak menjawab pertanyaan bagaimana asal-usul benda hidup yang pertama.
Pendapat yang banyak diterima secara luas tentang asal-usul benda adalah Abiogenesis,yaitu
berasal dari benda-benda tidak hidup. Walaupun dalam hal ini makhluk hidup yang paling
sederhana adalah sangat kompleks dan banyak mengandung system biokimia yang masih buntu.
Beberapa dari system itu hanya brtfungsi dalam sel hidup baik pada tumbuhan maupun pada
hewan dan bagaimana asal-usul system ini masih belum terjawab.
Terdapat banyak bukti bahwa 2000 juta tahun keadaan permukaan Bumi sanagt berbeda
dengan permukaan bumi sekarang. Pada saat sebelum ada tumbuhan dan hewan, udara
(atmosfer) terutama retdiri atas gas metan, ammonia, uap air, dan gas hidrogen, serta unsure
oksigen, nitrogen yang sangat reaktif. Yang bersenyawa sebagai oksidasi nutrida. Pada
permukaan Bumi yang tidak menggandung ozon, maka radiasi sinar tata surya yang berupa sinar
ultraviolet dan semburan badai listrik menimbulkan panas. Lalu terbentuklah persenyawaan
asam-asam amino yang selanjutnya membuat protein. Stanley L. Miller (1953) membuat
percobaan dengan suatu loncatan listrik yang bertegagan tinggi. Setelah 1 minggu, campuran gas
dari tabung itu di analisis dan terdapat sejumlah asam amino, sekelompok bentuk-bentuk protein.
Dalam hipotesisnya, disebutkan bahwa sekelompok utama dari senyawa itu tertutup pada kutub
yang tidak banyak mengandung oksigen atau hampir tidak ada oksigen. Oleh karena itu, samasam
amino cenderung membentuk ikatan peptide, kemudian membentuk protein. Peristiwa ini
memang kecil kemungkinannya, tetapi karena waktu yang tersedia cukup banyak (Jutaan tahun),
maka peristiwa itu tidak dapat dielakkan. Demikian juga tidak dihindarkannya etrjadinya
kombinasi system yang stabil, sehingga butir-butir senyawa dikelilingi oleh media air, yang
selanjutnya akan terbentuk suatu zat basah yang menarik air, dan terdapat pila yang menolak air.
Akhirnya, protein itu memiliki suatu kebiasaan yang terkendalikan.Oparin (1938) mengatakan
bahwa secara alamiah terjadi pada tingkatn ini,dan butir-butir senyawa itu mengadakan
kompotisi dalam membentuk tetesan materi organik.Beberapa tetes materi organic dapat
melaksanakan reaksi kimia dalam tubuhnya sendiri.Beberapa reaksi kimia itu merupakan reaksi
pemecahan molekul untuk menghasilkan energi.Sebaliknya,beberapa reaksi menyusun
konfigurasi berbentuk semacam ‘‘mesin’’. Tidak diragukan lagi ,beberapa protein berlaku
sebagai katalisator dan dalam hal ini me3njamin kekekalan kombinasi asam amino yang
menyebabkan materi organis itu berhasil membentuk dasar asam nukleat atau menghasilkan
kode senyawa berikutnya .Agregasi materi organis itu membelah diri menjadi dua agregasi yang
identik .Ini merupakan suatu repproduksi diri sendiri.pada kriteria umum,struktur semacam ini
dapat dianggap sebagai mahluk .Kita sebagai bangsa Indonesia yang berpancasila yang
menganut Teisme;maka pada saat agregasi materi organis menjadi mahluk itu masuklah
suplemen elan vital yang tidak sama dengan proses materi ,yang merupakan sesuatu yang tidak
dapat dipisahkan atau diselidiki dari mahluk.
Suatu cirri makhluk yang hidup adalah adanya aliran energy pada tubuh secara konstan.
Energy itu diperoleh dari luar tubuh, yaitu dari tata surya atau energy-kimiawi untuk membantu
molekul-molekul yang komplek secara langsung (autotroph) atau dengan menguraikan molekulmolekul
yang komplek dengan jalan mengkonsumir makhluk lain (heterotrophy). Organisme
heterotrophy pertama memakan tumpukan senyawa organis yang terbentuk dari sumber. Pada
saat itu, oksigen masih sedikit sekali, maka pernapasan dilakukan secara anaerob yang
menyebabkan terbentuknya senyawa karbon dioksida.
Sebagaimana halnya bila kita memiliki suatu cairan air kaldu, suatu system benda hidup tidak
dapat timbul secara spontan, karena dalam kenyataannya benda hidup terus dapat hidup bila
sumber energy baru dapat disimpan. Mungkin semua sumber energy telah dicoba, tetapi yang
paling berhasil bagi nmakhluk dalam memanfaatkan energy berupa sinar Matahari adalah
pembentukan zat gula dari karbon dioksida yang sekarang dihasilkan oleh makhluk autotroph.
Sebagai hasil sampingan fotosintesis adalah oksigen yang memiliki efektivitas yang besar sekali.
Oksigen masuk ke atmosfer dan akibat tambah dari nsinat ultraviolet terbentuklah ozon yang
33
membentuk suatu lapisan. Lapisan ini menyebabkan modifikasi intensitas serta kualitas energy
tata surya yang sampai pada permukaan Bumi. Sebagai akibat yang segara tampak adalah tibul
tabir yang menghalangi gelombang pendek dari si8nar ultraviolet, mencegah sintesis secara
abiogenesis lebih lanjut. Organisme heterotrophy yang tidak data menyesuaikan diri dengan
keadaan baru akan mati atau masih hidup dalam linhkungan yang khusus. Organisme
heterotrophy lainnya sekarang memakai oksigen yang banyak terdapat dalam udara untuk
menyempurnakan proses respirasinya. Sebagai satu-satunya sumber energy bagi heterotrop
adalah makhluk autotroph baru, atau heterotrophy yang lain dan hal ini menimbulkan
menyatunya system ekologi. Menurut istilah waktu, kita menduga atmosfer pemula timbul antara
2000-3500 juta tahun yang lalu, sedangkan adanya masa benda hidup yang pertama pada 2000
juta tahun yang lalu dan munculnya oksigen 1000 juta tahun yang lalu.
Pada saat ini, banyak bukti yang menunjukan arah evolusi dan dengan demikian mengurangi
spekulasi. Bentuk butiran atau gumpalan kecil menjadi bentuk stabil dengan jalan membentuk
dinding sel dan organisasi internal meningkat sehingga membentuk semacam “blue print”
geneyis pada nucleus, yang merupakan factor dalam reproduksi selanjutnya. Kecuali itu,
peningkatan organisasi internal menimbulkan tersusunnya makhluk atau bentuk-bentuk tertentu
dalam sel. Sambil melanjutkan perkembangannya, beberapa sel menjadi seol tunggal
(unicellulair), sedangkan beberapa yang lain membentuk organisasi sel bersama-sama
membentuk suatu kesatuan y6ang membagi tugas seh8ingga terbentuk mahkluk yang bersel
banyak ( multicellulair )
Pada mulanya, konsep diatas adalah spekulasi, tetapi berdasarkan bukti-bukti geologis,
percobaan biokimia dan logika deduksi sebab akibat, maka sekarang dapat ditunjukkan suatu
bagan bagaimana benda-benda hidup pertama itu timbul secara spontan di muka bumi ini.
B. Evolusi Kehidupan
Sebagian ahli berpendapat bahwa mahluk yang ada saat ini tidak mempunyai hubungan
dengan mahluk dahulu karena pada saat tertentu terjadi kiamat ( Katastrophy ) sehngga mahluk
yang dulu musnah, diganti dengan yang baru. Namun, pendapat ini banyak ditinggalkan oleh ara
ahli dan sebagian besar cenderung berpendapat bahwa mahluk yang ada sekarang berasal dari
mahluk dahulu yang melalui perubahan sedikit dem sedikit.
Dalam teori evolusi dikatakan bahwa makhluk yang mula-mula adalah sangat sederhana
tingkatnya, yang bersel tunggal dan hidup dari bahan anorganik sehingga tergolong tumbuhan.
Tentang mekanisme perubahan itu, Lamarck berpendapat bahwa evolusi merupakan akibat
pewarisan sifat-sifat induk kepada keturunannya. Makhluk dalam kegiatannya mencari makanan
untuk hidup mengadakan adaptasi dengan lingkungannya dan memperoleh sifar-sifat yang lebih
cocock dan baik dengan lingkungannya. Sifat yang lebih baik itu turut diwariskan kepada
keturunannya sehingga keturunan mempunyai sifat yang relative baik atau lebih maju daripada
induknya. Dengan demikian, suatu spesies atau jenis makhluk hidup lambat laun berubah kea rah
kemajuan. Darwin tidak menyetujui teori pewarisan tersebut. Ia juga percaya lingkungan juga
punya pengaruh kepada makhluk, tetapi sifat-sifat baru yang tidak terbawa dari kelahiran
tidaklah diwariskan. Makhluk-makhluk yang tidak sama tersebut harus berkompetensi untuk
mencari makan dan hidup, dan Darwin mengemukakan hokum seleksi alam sebagai penyebab
evolusi: (1) Semua makhluk berjuang untuk hidup dan (2) yang lestari ialah yang paling kuat.
Akibat persaingan itu, yang tertinggal hidup dan meneruskan sejarah kehidupan adalah yang
kuat-kuat dan yang baik-baik saja sehingga keturunannya akan lebih baik. Dari keturunan ini
akan terpilih lagi yang terkuat dan terbaik dan seterusnya.
Petunjuk evolusi dapat kita lihat dari: (1) geologi dan palaentologi; (2) morfologi dan
anatomi perbandingan; (3) reaksi fisiologis perbandingan; (4) penyebaran makhluk di muka
bumi; dan (5) embriologi. Selanjutnya, bagan sejarah kehidupan dimuka bumi dapat kita lihat
pada table berikut (table 3)
34
Era Periode Waktu (juta tahun) Kehidupaan
C
e
n
o
z
o
i
k
Kuarter 2 Bangkitnya manusia. Punahnya tipe
mamalia primitive. Perkembangan jenis
mamalia modern.
Tersier 70 Munculnya manusia primitive. Tumbuhan
modern sepanjang era. Munculnya spesies
Moluska modern. Permulaan tipe mamalis
modern.
M
e
s
o
z
o
i
k
/
S
e
k
u
l
e
r
Kreta (kapur) 135 Kulminasi Reptilia. Jumlah besar Kerang,
keturunan tipe Oyster (Tiran). Kenampakan
tumbuhan berbunga.
Yura 180 Macam-macam Reptilia banyak
berkembang. Burung tampak pertama kali.
Mamalia kecil dan jarang.
Tria 225 Kenampakan Dinosaurus, Reptilia terbang,
Reptiia berenang, dan mamalia.
Perkembangan Cephalopoda beruas
kompleks.
Perm 270 Perkembangan banyak macam Reptilia
ganjil. Punahnya trilobite. Kehidupan
banyak berkurang pada akhir periode.
P
r
i
m
e
r
Karbon atas
(Pennsylvania)
325 Muncul Reptilia and Insekta pertama.
Kulminasi tumbuhan palaeozoik.
Karbon bawah
(Missisippi)
350 Hiu dan
Devon 400 Perkembangan ikan dengan kebangkitan
semua golongan. Perkembangan hewan
beranggota berpasangan. Permulaan ada
hutan. Permulaan Amfibia. Ciri-ciri
melemahnya dalam trilobiita.
P
a
l
e
o
z
o
i
k
Silur 440 Munculnya scorpio, hewan bernapas,
dengan insang ikan jarang. Krinioda
banyak. Permulaan Amphibia, koral.
Ordovicium 500 Bangkitnya Cephalopoda. Munculnya ikan.
Kambrium 600 Trilobita dan Brachiopoda dominan.
Permulaan banyak fosil
P
r
o
t
e
r
o
z
o
i
k
1500 Beberapa fosil, tetapi semuanya rusak dan
kebanyakan tidak dapat ditentukan. Algae
merupakan bentuk kehidupan yang umum.
2000 Tidak ada fosil, tetapi ada beberapa
indikasi kehidupan.
Tabel 3 Sejarah Perkembangan Kehidupan di Bumi Berdasarkan kala KLUP dari
Universitas Columbia
35
C. Evolusi Manusia
Penemuan Darwin yang memberikan petunjuk bahwa manusia adalah keturunan dari
makhluk yang bukan manusia menimbulkan banyak reaksi yang pro dan kontra di kalangan
mastarakat ilmiah. Terlebih karena manusia mempunyai persamaan-persamaan dengan kera,
sedangkan persamaan-persamaan itu menunjukkan adanya kekerabatan.
Manusia adalah suatu spesies biologi. Dengan sendirinya, manusia tidak dapat luput dari
pengaruh faktor-faktor atau kekuatan biologi. Di samping itu, manusia adalah suatu hasil
perkembangan evolusi yang lama sekali. Bukti-bukti memberikan petunjuk bahwa manusia
berasal dari makhluk yang bukan manusia, meskipun bukti-bukti itu tidak lengkap dan hanya
berbentuk bagian yang melukiskan tahap-tahap proses yang telah berlangsung. Bukti-bukti
tentang adanya evolusi manusia yang telah berlangsung semakin banyak dikumpulkan oleh para
ahli. Lagi pula, saat ini evolusi manusia juga tengah berlangsung dan yang lebih penting lagi
biologi adalah suatu proses untuk mengumpulkan pengetahuan yang dapat memungkinkan
manusia untuk mengontrol dan mengarahkan evolusi.
Kekuatan utama yang mengarahkan evolusi manusia adalah inteligensinya, kemampuannya
mempergunakan bahasa dengan segala macam simbolnya dan kebudayaan yang dibina oleh
manusia.
1. Sifat-sifat dari Ordo Primata
Kebanyakan primate hidup di hutan dan memanjat. Ibu jari tangan dan kaki dapat dikatupkan
dengan jari-jari yang lain, suatu hal yang sangat menguntungkan untuk hewan yang memanjat
dan berlompatan dipohon-pohon. Kebanyakan primate mempergunakan tangan dan kakinya
untuk memegang sesuatu. Gigi adalah gigi pemakan segala, seperti halnya gigi manusia. Pada
mamalia, mata terletak di kedua belah samping kepala.
Di samping persama-persamaan tersebut, banyak sifat yang membedakan manusia dari kera.
Salah satu diantaranya yang terpenting adalah volume otaknya.
2. Kera Manusia dari Afrika
Pada tahun 1924, Raymond Dart, ditemukan sebuah fosil tengkorak dari pertambangan batu
kapur Taung, Afrika Selatan dinamakan Australopithecus. Para ahli evolusi yang terdahulu
seringkali menyebut-nyebut adanya mata rantai yang hilang.
Di Afrika Timur banyak ditemukan perkakas-perkakas kuno, perkakas-perkakas tersebut
menunjukkan bahwa sudah ada kebudayaan tertentu.
3. Homo Erectus
Pada tahun 1920 ditemuka sisa-sisa tengkorang dan tulang paha diberi nama Pithecantropus
erectus, artinya manusia kera yang tegak.
a. Manusia Neanderthal
Fosil-fosil manusia Neanderthal, ditemukan pertama kali pada tahun 1856. Ciri khas manusia
Neanderthal ialah rahang yang kekar, dagu mangarah kebelakang, pipi lebih lebar dengan
tonjolan yang mencolok melengkung ke atas mata sehingga membentuk wajah berkening tebal.
4. Manusia Modern
Manusia penganti manusia Neanderthal disebut manusia Cro-Magnon, dengan ciri-ciri lebih
pendek dari manusia modern, kepalanya lebih besar, dengan dagu menonjol, hidung mancung,
gigi kecil-kecil dan rata dan mukanya lebar kuat.
Dalam otaknya yang besar, mereka telah dapat menghasilkan kebudayaan yang banyak dan
jauh melebihi manusia Neanderthal.
Kebutuhan akan makanan didapat dengan mudah karena keadaan memungkinkan, mereka
akan bertambah jumlahnya, sedangkan alam tidak dapat menyediakan kebutuhan yang
semangkin meningkat itu, antara lain karena lingkungan telah mencapai keadaan seimbang.
Desa-desa yang pertama diketahui orang ialah di sekitar delta sungai Nil yang membentang
ke Palestina, Syria, Turki, sampai ke Iran.
Demikianlah kurang lebih evolusi sebagian dari budaya manusia Cro-Magnon,meskipun hal
tersebut hanya berdasarkan dugaan yang berdasarkan atas penemuan-penemuan benda purba.
36
BAB 5
MANUSIA DAN LINGKUNGANNYA
A. Ilmu Lingkungan
Ilmu ini mempelajari tentang hubungan antara jasad hidup ( termasuk manusia ) dengan
lingkungannya. Suatu ruang lingkup yang luas dan berkaitan antara berbagai macam ilmu,
antara lain sosiologi, Epidemiologi, kesehatan masyarakat, planologi, Geografi, Ekonomi,
Meteorologi, Hidrologi, bahkan pertanian, kehutanan, perikannan, dan peternakan. Dengan
adanya ilmu yang luas dan saling berkaitan ini dapat mengatasi masalahyang menyangkut
hubungan antara jasad hidup dengan lingkungannya.
Pada dasarnya, flagmentasi ilmu pengetahuan ( sains ) kedalam ilmu-ilmu yang lain
disebabkan karena :
1. Studi yang terlalu menjurus, dan mendalam;
2. Penelitian ilmiah dimasa lampau sering dipusatkan pada kejadian yang sangat khas;
3. Pada penguraian situasi yang selalu terpisah-pisah;
4. Pada gejala yang saling terikat antara satu dengan yang lain.
Ilmu yang menyangkut masalah lingkungan ke dalan kategori variable yang serupa,
yaitu energi, materi, ruang, waktu, dan keanekagaraman ( deversitas ).
Ilmu lingkungan juga dianggap sebagai titik pertemuan “ ilmu murni dan ilmu terapan
“. Karena ilmu lingkungan sebenarnya ialah ekologi ( ilmu yang mempelajari pengaruh
faktor lingkungan terhadap mahluk hidup ), menyangkut pula hubungan manusia dengan
lingkungannya. Adapun perbedaan antara ilmu murni dan ilmu terapan adalah oleh batas
yang terlalu dibuat-buat, yang bersifat tradisi belaka. Asas dan konsep ekologi pada ilmu
lingkungan dapat digunakan menanggulangi masalah dibidang keilmuan yang lebih
diterapkan.
B. Etnologi Sebagai Dasar Ilmu Lingkungan
Mahluk hidup pada dasarnya dipelajari dalam unit populasi. Populasi adalah
sekelompok individu-individu mahluk hidup yang sejenis yang hidup dalam suatu
lingkungan tertentu.
1. Individu
Individu berasal dari bahasa latin, yaitu in = tidak; dan divides = dapat dibagi.
Individu ialah suatu satuan struktur yang membangun suatu kehidupan dalam bentuk
makhluk. Contoh : peristiwa yang sama akan terlihat pada dunia hewan, misalnya voluox.
Voluox merupakan hewan yang bersel satu, hewan ini hidup berkelompok ( berkoloni ).
Banyak sedikitnya individu yang termasuk dalam satu populasi bergantung pada
potensi untuk berbiak saling antara individu yang satu dengan individu yang lain.
Kepadatan populasi ialah hubungan jumlah individu tiap m3.
Perubahan kepadatan populasi disebabkan oleh :
1. Mortalitas ( angka kematian )
2. Natalitas ( angka kelahiran )
3. Imigrasi ( perpindahan )
2. Populasi
Populasi dapat dikatakan sebagai kumpulan individu suatu spesies makhluk hidup
yang sama. Contohnya, biawak ( varanus salvator ) sejenis reptilian, dijumpai secara
tersebar diseluruh kumpulan Indonesia. Tentunya sangat sulit untuk menentukan
populasi, karena adanya wilayah yang terpisah-pisah. Cara menentukan batasan populasi
yang lebih baikdidasarkan pada pengaruh atau individu yang lain dalam suatu populasi.
Oleh sebsb itu, populasi dipandang sebagai system yang dinamis. Maka, populasi adalah
kumpulan individu sebuah spesies yang mempunyai potensi untuk berbiak saling
37
antarsatu individu yang individu yang lain. Kepadatan populasi yang tinggi akan
menimbulkan persaingan atau kompetisi yang dapat menimbulkan 2 akibat, yaitu :
1. Dalam jangka waktu yang singkat akan menimbulkan akibat ( efek ) ekologi;
2. Dalam jangka waktu yang panjang akan menimbulkan akibat evolusi.
Dalam jangka waktu yang singkat, akibat dari ekologi berupa :
a. Kelahiran, kelangsungan hidup, dan pertumbuhan populasi yang boleh jadi
tertekan
b. Pemindahan ( emigrasi ) populasi yang mungkin meningkat.
Efek dari evolusi ( persaingan yang dapat menyebabkan perubahan ) :
- Adanya perebutan makanan ( hokum alam )
- Siapa yang menang, dialah yang meneruskan generasi.
Ada dua factor yang dapat menurunkan daya biak populasi, yaitu :
1. Faktor bergantung pada kepadatan populasi itu sendiri ( density- dependent
factor )
2. Fakor yang tidak bergantung pada kepadatan populasi ( density- independent
factor )
3. Komunitas
Komunikasi adalah beberapa kelompok mkhluk hidup bersama-sama dalam suatu
tempat yang bersamaan. Contoh populasi semut, kutu daun, dan pohon tempat mereka
tinggal membentuk suatu komunitas.
a. Perubahan komunitas
Keadaan komunitas di permukaan batuan berubah sesuai dengan perubahan
lingkungan yang terjadi. Perubahan komunikasi yang sesuai dengan perubahan
lingkungan yang terjadi akan berlangsung terus sampai pada suatu saat terjadi
suatu “ komunitas padat “. Komunitas padat ini disebut “ komunitas klimaks “.
b. Pemungutan hasil populasi
Ada empat macam pengertian yang penting untuk diketahui sehubungan dengan
pemungutan hasil pelbagai bentuk populasi oleh manusia :
1. Biomassa ialah berat total populasi
2. Hasil bawaan ( standing crop ) ialah jumlah individu atau biomassa suatu
populasi pada waktu tertentu
3. Produktivitas ialah jumlah jaringan hidup yang dihasilkan oleh suatu populasi
dalam jangka waktu tertentu
4. Hasil panen ialah jumlah hasil yang dipungut pada suatu waktu panen bagi
kepentingan manusia.
Kombinasi komunitas dan menjalankan fungsi yang agak berbeda. Komunitas
antara habitat, tempat suatu spesies hidup, dengan fungsi spesies dalam habitat itu,
memberikan pengertian nicia ( niche ). Nicia digunakan untuk meramal macam tumbuhan
dan hewan yang dapat ditemukan dalam suatu komunitas, nicia juga dipakai untuk
menaksirkan kepadatan dan fungsinya pada suatu komunitas, serta menaksirkan
kepadatan dan fungsinya pada suatu musim.
Margalef ( 1958 ) mengemukakan bahwa untuk menentukan keanekaragaman itu
dalam organisasi komunitas perlu dipelajari aspek keanekaragamanitu dalam organisasi
komunitasnya. Misalnya :
1. Mengalokasikan individu populasinya ke dalam spesiesnya;
2. Menempatkan spesies tersebut ke dalam habitat atau nicia-nya;
3. Menentukan kepadatan relatifnya dalam habitat tersebut;
38
4. Menempatkan setiap individu ke dalam tiap habitatnya dan menentukan
fungsinya.
4. Ekosistem
Tingkat organisasi yang lebih tinggi dari komunitas adalah ekosistem. Sinar matahari
merupakan sumber energi dalam sebuah ekosistem, yang oleh tumbuhan dapat diubah
menjadi kimia melalui proses fotosintesis dan seterusnya diolah dalam proses
metabolism. Beberapa bagian jaringan hidup yang dibentuk, seperti daun, buah, biji, dan
umbi dapat dimakan oleh herbivore.
Didalam tanah dijumpai dua jenis microba, yaitu mikroba pembusuk dan mikroba
pengurai. Tumbuhan yang dapat membentuk bahan organic dari mineral dan energi
matahari dengan proses fotosintesis merupakan komponen produsen dalam ekosistem.
Derajat produksi dalam ekosistem dinyatakan dalam satuan : berat atau kalori, karena
berat makhluk kering kalau dibakar menghasilkan panas ; persatuan luas (m2 untuk unit
kecil, ha atau km2 untuk unit besar ) persatuan waktu ( hari atau tahun ).
Disimpulkan bahwa dalam kehidupan di muka bumi ini, makhluk hidup tidak dapat
berdiri sendiri, bergantung satu dengan lainnya dan lingkungan abiotik. Dalam ekosistem
terjadi aliran energi dan siklus materi. Ekosistem secara rinci dibedakan atas ekosistem darat
dan ekosistem air. Selanjutnya, dibedakan menjadi ekosistem air tawar dan ekosistem air
asin.
C. Pengaruh Manusia dalam Lingkungan
Manusia dengan pengetahuannya mampu mengubah keadaan lingkungannya sehingga
menguntungkan dirinya. Pada zaman Neolitikum, kira-kira 12000 tahun yang lalu, nenek
moyang kita dari berburu kemudian memelihara hewan buruannya. Dari manusia pemburu
berubah menjadi manusia pemelihara. Dari manusia “ nomadis “ berubah menjadi menetap.
Dengan ilmu dan teknologi, kemampuan manusia untuk mengubah lingkungan semakin
besar. Di lain pihak, kemajuan dalam bidang kebudayaan telah pula menambah kebutuhan
manusia.
1. Lingkungan Hidup yang diharapkan Manusia
Setiap makhluk hidup menginginkan agar temapat hidupnya memberikan keamanan
dan menyenangkan. Suatu ekosistem mempunyai stabilitas tertentu. Semakin besar
keanekaragaman ekosistem, semakin besar stabilitasnya.
Walaupun hutan dikatakan mempunyai stabilitas yang tinggi, tetapi kecil sekali
memberikan daya dukung ( carrying capacity ) untuk keberlangsungan cara hidup
manusia. Yang dimaksud daya dukung ialah adanya unsure biotic dan abiotik yang dapat
dimanfaatkan oleh manusia. Energy tambahan kepada ekosistem itu disebut subsidi
energy, istilah ini dikemukakan oleh Adam ( 1971 ).
Harus diakui bahwa disatu pihak Tuhan telah menciptakan seluruh alam dengan isinya
untuk manusia, tetapi di lain pihak manusia harus menciptakan agar lingkungan hidup
memiliki daya dukung yang kuat.
Kelvin Lynch dalam bukunya site planning ( 1962 ) mengingatkan bahwa suatu kota
harus menyediakan cukup fasilitas yang berupa perumahan, air, udara, cahaya, bebas dari
gangguan kebisingan suara, dan tempat untuk menampung kegiatan sehari-hari tanpa
meninggalkan segi estetika perkotaan. Penduduk yang padat pada suatu lingkungan hidup
seringkali merusak estetika lingkungan hidup itu.
Pada umumnya setiap Negara memiliki suatu tempat yang dijadikan kebanggaan
Negara, tempat itu terkadang memiliki keindahan yang luar biasa atau berupa benda-benda
peninggalan yang tidak ada duanya di dunia atau terdapat flora atau fauna yang khusus
39
sehingga tempat itu perlu dirawat dan dijaga kelestariannya. Tempat itu dinamakan Taman
Nasional.
2. Macam sumber daya alam
Sumber daya alam digolongkan menjadi dua, yaitu : sumber daya alam berupa makhluk
hidup ( sumber daya lam biotik ) dan sumber daya alam berupa tidak hidup (sumber
daya lam abiotik ). Sumber daya lam biotic meliputi hewan liar maupun piaraan, hutan, dan
tumbuhan lainnya. Sumber ini mempunyai sifat dapat memperbarui diri, artinya dapat
memperbanyak diri dengan cara berkembang biak. Sember daya biotic sering pula
dinamakan renewable resources. Sumber daya lama abiotik tidak mempunyai kemampuan
memperbanyak diri atau bertambah banyak dan disebut non-renewable resources.
3. Konservasi Sumber Daya Alam
Konservasi lingkungan merupakan masalah besar bagi kita yang meliputi : konservasi air,
tanah, hutan, mineral, dan margasatwa.
Masalah utama dari penggunaan dan pengontrolan air antara lain :
1. Menyimpan air sampai kita gunakan;
2. Mengangkutnya sampai ke tempat manusia memerlukannya;
3. Mencegah menumpuknya atau melenyapnya air pada suatu tempat yang sangat
membahayakan manusia dan makhluk lain.
.
4. Pertumbuhan Penduduk dan Sumber daya alam
Penduduk bumi pada tahun 1975 diperkirakan berjumlah 3967 juta, tahun 1991
berjumlah 5 miliar, dan pada tahun 2000 diperkirakan mencapai 6253 juta jiwa.
Pertambahan penduduk yang pesat itu sudah dapat dipastikan akan meningkatkan
keperluan sumber daya lam bagi manusia. Sampai saat ini, hamper di seluruh bagian bumi
telah banyak ditemukan sumber daya alam mineraldan bahan tambang lainnya. Untung
bagi suatu Negara yang mempunyi sumber daya lam yang melimpah seperti minyak bumi,
tembaga, bijih besi, nikel, mangan, dan sebagainya.
Beberapa sumber daya alam yang selama ini telah dapat dimanfaatkan bagi
kesejahteraan manusia. Sember daya alam tumbuhan dapat berupa tumbuhan yang
dibudidayakan seperti perkebunan, pertanian, ataupun tumbuhan yang dapat dimanfaatkan
sebagai obat-obatan.
5. Macam Polusi dan Bahayanya
Popusi ( pollutant ) dapat digolongkan ke dalam dua golongan, bersifat kuantitatif
(quantitative pollutant) dan bersifat kualitatif ( qualitativepollutant ). Substansi yang
secara ilmiah terdapat di alam lingkungan tetapi jumlahnya menjadi meningkat karena
adanya kegiatan manusia dinamakan polutan yang bersifat kuantitatif. Sintesis yang
dihasilkan oleh adanya kegiatan hidup manusia kita sebut pollutan yang bersifat kualitatif.
a. Polusi Udara
Polusi udara mempunyai sumber yang beranekaragam. Dari kendaraan termotor
dikeluarkan polutan ke udara dalam bentuk gas : karbon monoksida ( CO ), nitrogen
oksida, belerang oksida, hidrokarbon, dan partikel padar. Disamping itu, masih terdapat
lagi sumber polutan udara, misalnya pabrik besi baja, penyulingan minyak bumi, dan
pabrik petrokimia.
Menurut data yang diperoleh daripenelitian menunjukan polusi udara telah banyak
menimbulkan gangguan kesehatan manusia. Mari kita teliti lebih lanjut mengenai polusi
udara dan efeknya terhadap tubuh manusia.
Karbon monoksida dapat menyebabkan pekerjaan darah atau hemoglobin terganggu.
Fungsi hemoglobin yang ada pada butir darah merah untuk mengikat oksigen dan
mengedarkannya ke seluruh tubuh menjadi terganggu karena terikatnya CO pada
40
hemoglobin. Akibatnya, tubuh akan mengalami kekurangan oksigen yang sangat vital
sehingga jantung dan paru-paru akan bekaerja lebih keras lagi untuk memberikan oksigen.
Gas nitrogen oksida mempunyai pengaruh yang sama seperti gas karbon monoksida, yaitu
mempengaruhi kemampuan dalam mengikat dan mengangkut oksigen. Belerang dioksida
banyak menimbulkan penyakit pada saluran pernafasan.
a. Polusi Air dan Tanah
Polutan sebagai hasil kegiatan hidup manusia dapat juga mencemarkan air dan tanah.
Bila jumlah penduduk suatu Negara berkembag maka, perindustrian pun berkembang
sehingga masuklah banyak polutan ke system perairan, antara lain adalah detergen, asam
belerang, dan banyak lagi subtansi kimia. Begitu pula dengan peningkatan produksi
pertanian untuk mengimbangi pertumbuhan penduduk, semakin banyak lagi polutan
dihasilkan. Seperti pestisida, herbisida, dan nitrat.
Polutan air di dalam tanah karena polutan tertentu dapat membinasakan
mikroorganisme yang terdapat pada tanah dan perairan yang sumbernya mempunyai
peranan penting dari siklus materi pada suatu ekosistem.
Pestisida meliputi fungisida, herbisida, insektisida, fimigan, dan rodentisida.
Insektisida digolongkan menjadi dua golongan besar; hidrokarbon chloride (chlorinate
hydrocarbon ), misalnya DDT, aldrin dan lain-lain, serta fosfor organik seperti parathion,
malathion, dan lain-lain. Sisa pestisida dalam tanah dapat menimbulkan banyak masalah
pertanian. Sisa-sisa pestisida terbesar disebabkan oleh penyemprotan atau penggunaan
langsung dari tanah. Bahaya-bahaya utama dari sisa-sisa insektisida hidrokarbon chloride
adalah bahaya terhadap rantai makanan pada suatu ekosistem. DDT yang terdapat pada
satu tahun, misalnya, dihisap secara selektif oleh plankton yang akan dimakan oleh ikan
kecil yang akan dimakan oleh ikan yang lebih besar lagi. Konsentrasi ini sering disebut
sebagai biological magnification.
Insektisida secara tidak langsung dapat menimbulkan kanker. Terlebih dahulu
jaringan rusak karena adanya timbunan DDT yang banyak sehingga fungsi jaringan tidak
baik lagi untuk menyaring bahan penyebab kanker yang masuk melalui makanan.
Susunan syaraf manusia dapat terkena akibat adanya DDT dalam tubuh, yaitu di susunan
saraf pusat. Gejala yang mungkin dapat timbul sebagai kelelahan, gatal-gatal, kejang, dan
sampai timbul kelumpuhan.
Jenis populasi yang dijumpai pada Negara yang sudah berkembang maupun yang
sedang berkembang maupun yang sedang berkembang ialah adanya bahan plastic. Bila
bahan tersebut dibuang begitu saja, ia tidak dapat terurai sehingga akan mencemari
perairan maupun tanah lingkungan hidup kita.
b. Polusi Suara
Kebisingan yang berlangsung sehari-hari terutama di kota besar, dengan
berkembangnya teknologi dan pertumbuhan penduduk yang pesat diperkirakan akan
meningkat dua kali lipat dalam waktu 20 tahun mendatang. Seperti halnya suhu, kuat
lemahnya suara dapat diukur pula, yaitu digunakan satuan decibel ( db ).
Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui sampai dimana pengaruh suara tadi
terhadap organ tubuh manusia. Akibat yang dapat timbul ialah hilangnya daya
pendengaran secara permanen bila seorang mendengar suara dengan kekuatan yang
tinggi.
Selama tahun 1968 dan 1969, telah dicatat bahwa orang yang masuk rumah sakit
jiwa di London lebih banyak dari daerah dekat lapangan terbang Heathrow dibandingkan
dengan daerah lainnya yang kurang terganggu oleh suara bising pesawat terbang.
Pada saat ini, kehidupan di kota besar dan daerah industry terancam karena adanya
berbagai jenis polusi. Pada hakikatnya, bentuk pencemaran yang ada adalah karena
adanya pencemaran moral. Moral yang menjadi dasar terjadinya pencemaran yang
bersifat fisik. Untuk menanggulangi pencemaran harus dilakukan perbaikan terhadap
pencemaran moral dan mengembangkan sifat mental manusia terhadap pengenalan dan
41
pemahaman kembali seluruh nilai-nilai yang terkandung dalam hubungan manusia
dengan lingkungannya.
Kebangkitan materialism, renainsance, rasionalisme, kapitalisme, serta pemujaan
hasil-hasil ilmu pengetahuan teknologi tidak akan memecahkan persoalan jika manusia
tidak kembali kepada kebenaran mental dan moral, manusia kembali ke hakikat
manusiawi yang serasi dengan hukum kelestarian lingkungan hidup.
42
BAB VI
PERANAN DAN DAMPAK DARI ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI
A. PERANAN ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI
Ilmu Alamiah murni memang tidak langsung mempunyai peranan dalam kehidupan
manusia secara langsung, tetapi antara Ilmu murni dan ilmu terapan (Teknologi)
mempunyaim hubungan yang erat. Dari konsep atau prinsip ilmu Murni dapat
dikembangkan dalam Ilmu terapan, sebaliknya teknologi atau ilmu terapan memberikan
sumbangan dari penemuan-penemuanya kepada prinsip atau hokum-hukum baru dan
seterusnya.
Peranan Ilmu Alamiah dan Teknologi sebagian telah disinggung dalam beberapa bab
terdahulu, tetapi secara agak lebih rinci secara garis besar akan diulas kembali sebagai
berikut :
1. Materi
Manusia memerlukan materi yang biotis dan non biotis. Materi Biotis merupakan
bahan benda hidup berupa protein, dan materi non biotis mulai dari gas oksigen
sampai benda-benda yang kita pakai sehari-hari.
2. Energi
Ditinjau dari perspektif fisika, setiap sistem fisik mengandung (secara alternatif,
menyimpan) sejumlah energi; berapa tepatnya ditentukan dengan mengambil jumlah
dari sejumlah persamaan khusus, masing-masing didesain untuk mengukur energi
yang disimpan secara khusus. Secara umum, adanya energi diketahui oleh pengamat
setiap ada pergantian sifat objek atau sistem. Tidak ada cara seragam untuk
memperlihatkan energy.
atuan SI untuk energi dan kerja adalah joule (J), dinamakan untuk menghormati
James Prescott Joule dan percobaannya dalam persamaan mekanik panas. Dalam
istilah yang lebih mendasar 1 joule sama dengan 1 newton-meter dan, dalam istilah
satuan dasar SI, 1 J sama dengan 1 kg m2 s−2.
Jenis energi
Energi kinetik
Energi kinetik adalah bagian energi yang berhubungan dengan gerakan suatu benda.
Ek = vdp
Persamaan di atas menyatakan bahwa energi kinetik (Ek) sama dengan integral dari v
sebuah benda dan infinitesimal momentum benda p.
Energi potensial
sistem dikarenakan gerakannya, atau gerakan internal dari partikelnya, energi
potensial dari sebuah sistem adalah energi yang dihubungkan dengan konfigurasi
ruang dari komponen-komponennya dan interaksi mereka satu sama lain. Jumlah
partikel yang mengeluarkan gaya satu sama lain secara otomatis membentuk sebuah
sistem dengan energi potensial. Gaya-gaya tersebut, contohnya, dapat timbul dari
interaksi elektrostatik (lihat hukum Coulomb), atau gravitasi.
Energi internal
Energi internal adalah energi kinetik dihubungkan dengan gerakan molekul-molekul,
dan energi potensial yang dihubungkan dengan getaran rotasi dan energi listrik dari
atom-atom di dalam molekul. Energi internal seperti energi adalah sebuah fungsi
keadaan yang dapat dihitung dalam sebuah sistem.
43
2.1. Energi Listrik
2.1.1. Prinsip Pembangkit Listrik Tenaga Air
Prinsip kerja PLTA ini sangat sederhana, air dibendung agar dapat dialirkan dari
ketinggian tertentu dengan pipa . Tujuannya adalah untuk meningkatkan energi
potensialnya. Semakin tinggi suatu benda dari permukaan bumi, maka energi
potensialnya semakin besar Ep=mgh . Dengan energi potensial yang tinggi
maka laju aliran air di ujung pipa akan tinggi pula. Apabila diameter pipa tidak
berubah (semua pipa diameternya sama).
Dari suatu bendungan, air dialirkan melalui suatu terowongan dengan alat
pengontrol. Terowongan itu dibuat sedemikian rupa sehingga air jatuh dari
ketinggian 100 m atau lebih untuk mengubah energi potensial menjadi energi
mekanik yang besar. Air dari ujung terowongan itu ditahan oleh suatu turbin air.
Dengan dorongan air, turbin itu dapat berputar. Listrik yang dihasilkan
generator diubah dan diatur tekanannya oleh suatu transformator. Dari
transformator, listrik digunakan di rumah-rumah tangga, diturunkan voltasenya
melalui transformator lagi sehingga listrik yang dihasilkan sesuai dengan
kebutuhan rumah tangga. Di Indonesia, biasanya digunakan tegangan 220 volt
atau 110 volt. Selanjutnya, air yang keluar dari turbin dapat dimanfaatkan untuk
irigasi pertanian.
2.1.2. Prinsip Pembangkit Listrik Tenaga Diesel
Prinsip pembangkit ini sama dengan pembangkit listrik tenaga air, yaitu dengan
ara menggerakkan generator pembangkit listrik. Dalam pembangkit listrik
tenaga diesel, rotor dari generator digerakkan oleh mesin diesel. Mesin diesel
dipilih sebagai salah satu alternative karena dapat ditempatkan sesuai dengan
kebutuhan, sedangkan bahan bakunya adalah solar yang harganya lebih murah
daripada harga premium.
2.1.3. Prinsip Pembangkit Tenaga Nuklir
Inti atom terdiri dari proton yang bermuatan listrik positif dan netron yang
bermuatan listrik. Energy nuklir adalah energy yang timbul pada pemecahan inti
atom. Umumnya, yang dipecah itu adalah atom yang mempunyai inti atom yang
besar, misalnya uranium. Pada prinsipnya : inti atom itu dapat dipecarh dengan
cara menembak dengan netron hasil peluruhan zat-zat radioaktif yang lain. Inti
atom terpecah menjadi bagian-bagian yang kecil dengan mengeluarkan energy
yang besar serta netron-netron yang berasal dari inti yang pecah itu. Energi
nuklir adalah energy yang berasal dari energy yang mengikat inti atom. Energy
44
yang keluar itu berupa panas. Didalam reactor, panas yang timbul diserap oleh
suatu cairan penyerap panas yang kemudian dialirkan ke dalam air sehingga air
itu mendidih dan menguap. Uap inilah yang dipergunakan untuk menggerakkan
turbin uap yang selanjutnya menggerakkan generator.
2.1.4. Komputer
Computer merupakan hasil pengembangan lebih lanjut dari perkembangan
listrik (elektronika), yang pada awal ditemukannya energy listrik oleh Faraday,
yang belum diketahui kegunaannya. Dan dari computer, manusia dapat
mengembangkan alat lainnya, berikut ini contohnya :
a. Telepon Ensiklopedia
Orang dapat memutar nomor telepon pusat computer ensiklopedia dan akan
mendapatkan jawaban dengan tepat. Keterangan akan dengan mudah diperoleh
hanya dengan memutar atau memijit tombol nomor telepon.
b. Robot Pelayan Rumah Tangga
Dewasa ini orang dengan mudah membeli robot-robot yang dijalankan dengan
computer untuk keperluan rumah tangga.
c. Nasihat Dokter Melalui Telepon
Orang dengan mudah memutar nomor telepon pusat computer dengan
mendapatkan diagnose pada tingkat pertama sehubungan dengan kesehatannya
yang terasa terganggu.
d. Berbelanja Melalui Telepon/Internet
Sekarang orang dapat berbelanja melalui telepon atas barang-barang yang
distandarisasikan di “Supermarket”. Tentu saja, diperlukan semacam catalog
yang harus dimiliki ibu-ibu rumah tangga untuk menentukan barang-barang
yang ingin dibeli.
e. Pusat Informatika
Para ahli atau spesialis dalam berbagai bidang, misalnya ahli hokum, dokter,
dan insinyur dapat dengan mudah dan tepat memperoleh data maupun
informasi yang diperlukan melalui computer pusat informatika karena
computer tersebut sanggup menyimpan data informasi yang banyak dan
dengan sangat cepat ditampilkan kembali kepada orang yang memerlukan.
f. Komputer Simulasi
Para industrial atau pengusaha dapat melakukan percobaan secara simulative
suatu prototip mesin yang sedang dirancang oleh seorang perancang. Dengan
simulasi, biaya eksperimen dapat ditekan menjadi murah.
g. Robot Pekerja
Pemanfaatan robot dapat dilakukan oleh industriawan sebagai pekerja dalam
pabrik sehingga pekerjaan menjadi lebih cepat, akurat, dan mungkin lebih
murah. Dalam robot tersebut digunakan computer yang telah deprogram untuk
pekerjaan khusus.
h. Robot Untuk Keperluan Percobaan Ilmiah
Para ilmuwan di Negara yang telah maju juga dapat memanfaatkan robot-robot
yang digerakkan secara terprogram melalui computer untuk mengadakan
eksplorasi atau percobaan di tempat-tempat yang penuh resiko jika dilakukan
oleh manusia.
i. Komputer Analisis untuk Berbagai Keperluan
Kepolisian Negara dapat mengidentifikasi para penjahat dengan segala sifatsifatnya
melalui computer sehingga dengan cepat menangkap atau memeriksa
seseorang karena para penjahat itu biasanya melakukan kriminalitas dengan
sifat atau cara yang sama. Saat ini telah digunakan computer untuk alih bahasa,
yaitu menerjemahkan langsung suatu bahasa ke dalam bahasa lain dengan
menggunakan analisis suara.
45
2.2. Energi Nuklir
1. Pengaruh Radiasi Terhadap M.H
Sinar-sinar yang timbul dari suatu zat radioaktif, misalnya sinar  (gamma)
dapat mengakibatkan hal-hal berikut :
a. Kematian
Sinar gamma dapat menembus pembungkus itu dan membunuh kuman
yang ada didalam bungkusan tanpa merusak pembungkus.
b. Hambatan pertumbuhan
Sifat menghambat pertumbuhan atau pertunasan itu dapat digunakan
untuk menyimpan umbi, batang, dan sebagainya dalam tempat
penyimpanan.
c. Perubahan sifat-sifat genetis
Dalam genetika, kita mengahui bahwa sifat-sifat M.H itu bersumber
dari kromosom atau gen yang terdapat di dalam inti sel. Perubahan
atau mutasi dari gen mengakibatkan adanya perubahan sifat-sifat
keturunan mahluk hidup itu. Sinar radioaktif dapat menimbulkan
mutasi gen. sifatnya ini dapat dipergunakan untuk mencari bibit
unggul, misalnya pada gandum, padi, jagung dsb.
2. Nuklir Untuk Pemuliaan Padi dan Tumbuhan Lain
Sifat-sifat gamma yang dapat menimbulkan mutasi pada gen dari bijibijian
dapat menghasilkan suatu mutant yang menguntungkan bagi
manusia.
3. Nuklir untuk Industri
Radiasi sinar radioaktif dapat dipergunakan untuk hal-hal berikut :
a. Industri Kayu
b. Serat Tekstil
c. Industri Kulit
d. Industri Pengawetan Makanan
e. Nuklir Untuk Kesehatan
f. Nuklir Dalam Industri Radiografi
g. Nuklir Dalam Hidrologi
h. Nuklir Untuk Studi Pencemaran Lingkungan
2.3. Mesin
Dalam industri dan transportasi digunakan berbagai mesin, dan mesin itu dapat
dibedakan sehubungan dengan pemakaian bahan bakar atau energi yang dipakai.
a. Mesin Premium
Terdiri atas silinder, piston dan roda penerus. Premium yang tercampur dengan
udara (O2) terpercik oleh loncatan listrik menimbulkan pembakaran. Premium
berubah menjadi gas, menimbulkan tekanan yang besar, dan tekanan itu
mendorong piston dan menggerakkan roda penerus dan selanjutnya akan
menimbulkan gerakan pada komponen yang lain.
b. Mesin Disel
Prinsip mesin diesel sama dengan mesin premium, hanya bahan bakarnya
berupa solar.
c. Mesin Uap
Mesin uap merupakan mesin paling awal di mana dalam mesin ini terjadi
pemanasan air menjadi uap dan uap itu bila jumlah molekulnya semakin
banyak (semakin rapat) akan menimbulkan tekanan dan selanjutnya tekanan
diubah menjadi gerak atau energy mekanik.
d. Mesin Jet
Mesin jet pesawat terbang sederhana dan prinsipnya ialah bahan bakar dan
udara yang mengandung O2 diinjeksikan ke dalam tabung pembakar. Pada
46
pembakaran tersebut, terbentuk gas disertai suhu yang tinggi. Pengembangan
gas itulah yang mendorong pesawat terbang ke depan.
2.4. Komunikasi
Berkomunikasi merupakan salah satu kebutuhan manusia. Untuk itu, Ilmu
Alamiah dengan teknologinya telah menyumbangkan kepada kita semua media
cetak, telegrafi, telepon, radio dan televise.
Dunia pada tahun 1962 dikejutkan oleh penemuan baru berupa siaran TV dan
radio melalui angkasa luar, atau tegasnya melalui satelit buatan.
a. Percetakan
Percetakan sebagai alat yang menghasilkan media komunikasi antarmanusia,
sangatlah penting artinya. Sejak awal abad ke -15 percetakan telah digunakan
orang sebagai alat penghasil komunikasi massa, yaitu Koran. Dengan media
massa berupa Koran ini suatu berita dapat diikuti oleh banyak orang dalam
waktu yang pendek.
b. Telegraf
Telegraf telah ditemukan orang sejak pertengahan abad ke -18 dan lambat laun
tekniknya menjadi semakin sempurna sehingga pada pertengahan abad ke -19,
jaringan telegraf telah menjangkau daratan Eropa dan Amerika Utara.
Keunggulan telegrafi membuat orang dapat berkomunikasi jarak jauh sehingga
ratusan ribu kilometer hanya dalam waktu beberapa menit saja.
c. Telepon
Telepon ditemukan oleh Bell pada tahun 1876 setelah penemuan telegraf.
Keunggulan telepon dan telegraf adalah orang dapat berbicara langsung dan
menerima pembicaraan atau jawaban sebagaimana layaknya orang berbicara
satu dengan yang lain.
d. Radio
Ditemukan oleh Marchoni (1896),
e. Bioskop atau Gambar Hidup
f. Televisi
g. Satelit Komunikasi
B. DAMPAK ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI
1. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Sehubungan dengan Kebutuhan Pokok
Berikut dibahas dampak sehubungan dengan :
a. Sandang
b. Papan
c. Pangan
2. Dampak Ilmu ALamiah dan Teknologi Terhadap Sumber Daya Alam
a. Minyak Bumi
Beberapa dampak negating minyak bumi :
- polusi udara karena emisi gas CO2, hidrokarbon sisa pembakaran tak sempurna,
logam berat Pb akibat penggunaan TEL
- berkurangnya cadangan bahan bakar yang tidak terbarukan
b. Batubara
Dampak negative dari batubara adalah : cacing tambang, gas oksigen dalam area
pertambangan yang sangat terbatas dll. Batubara adalah termasuk dalam sumber
daya alam yang tidak bisa diperbaharui, tetapi karena teknologi maju bahan
tersebut dapat didaur ulang (recycling)
c. Air
Air merupakan SDA yang tidak dapat diperbaharui artinya setelah dipakai dapat
dibersihkan kembali, tapi pembersihan itu tidak selalu sempurna, sehingga lama47
kelamaan air bersih yang kita perlukan makin hari makin menurun kuantitas dan
kualitasnya.
d. Hutan, Hewan dan Ternak
Hutan, Hewan dan Ternak adalah sumber daya alam yang dapat diperbaharui,
tetapi teori modern dapat mengakibatkan sumber daya alam tersebut menjadi
tidak berdaya atau tidak dapat diperbaharui. Misalnya pembababatan hutan habishabisan
tunas muda mati dan tidak akan tumbuh lagi.
e. Tanah
Tanah pertanian sebagai sumber daya sebenarnya dapat diperbaharui artinya tanah
itu dapat dipergunakan berulang-ulang bila dipelihara baik-baik misalnya
kekurangan zat hara bisa dapat ditambah dengan jalan pemukuan dan sebagainya.
Bila pemakaian melampaui batas dapat menjadi rusak, artinya tidak dapat
dipergunakan lagi sebagai lahan pertanian.
f. Sumber Daya Zat Radioaktif
Zat-zat radioaktif merupakan sumber daya alam yang sangat penting, karena zat
ini dapat ikut menentukan nasib manusia dimasa mendatang.
Marie Curie adalah ahli kimia dan fisika Perancis kelahiran Polandia yang sampai
sekarang merupakan satu-satunya orang yang pernah mendapatkan hadiah nobel
di dua bidang yang berbeda, yaitu fisika dan kimia. Penemuannya dibidang
radioaktif membuat Marie Curie masuk ke dalam daftar penemu yang
berpengaruh kepada dunia. Marie Curie adalah wanita pertama pemenang nobel
dan juga adalah wanita pertama yang menjadi professor di universitasnya,
Universities of Paris. Walaupun berkewarganegaraan Perancis, Marie Curie tidak
pernah kehilangan rasa kebanggaannya sebagai orang Polandia. Penemuan
pertamanya pada elemen kimia yang ditemukan tahun 1898 diberi nama
'polonium' dan penemuan berikutnya adalah radium beberapa bulan kemudian.
Radium adalah zat radioaktif yang banyak digunakan dalam bidang medis dan
kedokteran, umumnya untuk menghilangkan penyakit kanker dengan menyinari
sel-sel kanker dengan zat radioaktif tersebut.
Marie lahir di Warsawa, Polandia dengan nama Maria Sklodowska. Orangtua
Marie Curie bekerja sebagai guru, dan Manya (nama panggilan Marie Curie) pada
umur 16 tahun telah mendapatkan medali emas saat menyelesaikan pendidikan
kedua (setingkat SMP), saat itu, orangtuanya hampir kehilangan semua hartanya
karena mengalami kerugian saat berinvestasi. Manya akhirnya bekerja sebagai
guru bantu untuk membantu menghidupi keluarga mereka. Saat itu, wanita di
Polandia (yang masih berada di bawah dominasi Rusia waktu itu) tidak bisa
mendapatkan pendidikan yang tinggi, sehingga setelah lulus sekolah, Manya tidak
dapat melanjutkan sekolahnya ke universitas. Pada umur 18 tahun, Marie bekerja
sebagai guru privat bagi sebuah keluarga kaya. Sebagian dari penghasilannya
sebagai guru privat kemudian diberikan kepada kakak perempuannya untuk
membantu biaya pendidikan kakaknya di Perancis. Setelah kakak perempuannya
yang bersekolah di sekolah medis Perancis, lulus, mendapatkan gelar Dokter,
Manya lalu ikut pindah ke Perancis pada tahun 1891. Dia kemudian memasuki
universitas Sorbonne (sekarang Universities of Paris) dan mengambil jurusan
fisika dan matematika. Manya atau Marie Curie akhirnya lulus sebagai mahasiswi
terbaik di kelasnya.
Nama belakang Marie (Curie) diperoleh saat menikah dengan Pierre Curie yang
juga ahli kimia. Marie Curie memiliki dua orang putri, Irène dan Ève, yang lahir
pada tahun 1897 dan 1904. Irène yang melanjutkan dan mengembangkan karya
ibunya juga mendapatkan hadiah nobel dalam bidang kimia.
Karya dan penelitian Marie Curie membuat para ahli kimia dan fisika mengerti
bagaimana cara mengumpulkan sumber-sumber material yang mengandung
48
radioaktif untuk menyembuhkan penyakit sekaligus untuk keperluan riset yang
lebih dalam pada zat-zat radioaktif.
3. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Terhadap Industri
Manusia membutuhkan berbagai macam barang untuk memenuhi kebutuhannya.
Pada mulanya barang-barang dibuat secara sederhana. Kemudian dengan kemampuan
berfikir manusia dapat menciptakan mesin-mesin untuk membuat barang-barang itu
lebih baik dan lebih cepat. Tapi setiap kali ada keuntungan ternyata selalu ada
kerugian, maka bila manusia tidak berhati-hati dalam menggunakan mesin-mesin
industri itu akan membawa dampak negative.
Yang sering terjadi bahwa pengolahan bahan baku yang kurang memperhatikan
batas-batas toleransi dari Sumber Daya Alam Hutan dimana kayu itu berasal,
sehingga terjadilah kerusakan lingkungan khususnya sumber daya alam hutan itu.
Pada saat proses, terjadi kebisingan-kebisingan di dalam pengergajian maupun
pemotongan-pemotongan kayu, dan yang sering terjadi adalah pihak perusahan lupa
akan pengaruh buruk dari kebisingan itu terhadap para pekerja dalam pabrik maupun
manusia di sekitarnya.
4. Dampak Ilmu Alamiah dan Teknologi Terhadap Transportasi dan Komunikasi
a. Transportasi
Ilmu Alamiah dan teknologi telah memberikan sumbangan yang besar sekali pada
transportasi misalnya pada mobil, kereta api, kapal laut, pesawat terbang dan
sebagainya.
b. Komunikasi
Ilmu Alamiah dan teknologi telah memberikan sumbangan yang besar sekali pada
komunikasi. Pada saat ini kita mudah sekali mengadakan pembicaraan telepon
antar benua.
49
BAB 7
ILMU ALAMIAH DAN TEKNOLOGI MASA DEPAN SEHUBUNGAN DENGAN
KELANGSUNGAN HIDUP MANUSIA
A. Pencarian Sumber Daya Alam Nonkonvensional
Pencarian sumber daya alam nonkovensional yang hangat pada saat ini ialah pemanfaatan
energi Matahari, energi panas bumi, energi angin, dan energi biogas.
1. Energi Matahari
Sebagaimana kita ketahui bahwa Matahari merupakan sumber energi yang tidak dapat
habis. Pemanfaatan energi matahari sebenarnya telah kita lakukan misalnya untuk
mengeringkan bemacam-macam jemuran. kita harus dapat mencari teknik mengubah energi
listrik menjadi energi lain, misalnya menjadi energi listrik.
Listrik dapat timbul dari cahaya Matahari bila energi matahari itu dapat mempengaruhi
atom. Sehubungan dengan susunan atom unsur dan pembangkit listrik tenaga nuklir, bahwa
atom itu terdiri atas inti atom dan kulit atom. Inti atom terdiri dari proton yang bermuatan
listrik positif dan netron yang tidak bermuatan listrik, sedangkan kulit atom terdiri dari
elekrton yang bermuatan listrik negatif yang bergerak mengelilingi inti atom itu. Perlu
dilanjutkan teori atom itu yaitu bahwa jumlah elektron dalam sebuah atom sama dengan
jumlah protonnya sehingga atom itu bermuatan listrik netral. dalam keadaan demikian, atom
itu stabil. Namun bila terdapat energi tambahan, maka akan terganggu kestabilannya sebab
elektron-elektron menjadi kelebihan energi. Bila kedua unsur yang cenderung positif (X) dan
cenderung negatif (Y) kita dekatkan kemudian dipanaskan, maka akan terjadi aliran elektron
dari unsur X ke Y. Aliran electron itu dinamakan listrik. Prinsip inilah yang digunakan untuk
membuat fotosel atau sel pembangkit listrik dengan bersumber dari foto dan cahaya. boron
mempunyai sifat cenderung melepaskan untuk menerima elektron lebih banyak. Sebaliknya,
silicon bersifat sebagai semi konduktor, artinya hanya dapat menghantarkan arus listrik ke
satu arah.
Pengubahan energy cahaya menjadi energy listrik mempunyai prospek yang baik karena
energy listrik yang terbentuk itu dapat diubah bentuknya sesuai dengan keperluan. Energy
listrik dapat disimpan dalam accumulator, yang setiap saat dapat dimanfaatkan kembali.
Energy matahari dapat diubah menjadi energy panas yang dapat digunakan dalam bentuk
kompor yang berprinsip sebagai berikut. Cahaya Matahari ditampung dengan sebuah cermin
cekung yang bergaris tengah 3m. Dengan cermin cekung itu, Matahari akan terkumpul
dalam satu titik api. Pada titik api tersebut, diletakan suattu lempengan logam, maka
lempengan itu akan menjadi panas. Selanjutnya diatas lempengan itu dapat diletakan ceret
untuk memasak air.
2. Energi Panas Bumi
Energy geothermal atau energy panas bumi adalah energy yang berasal dari inti bumi. Inti
bumi merupakan bahan yang terdiri atas berbagai jenis logam dan batu yang berbentuk cair
yang memiliki suhu tinggi.
Energy geothermal yang dapat kita manfaatkan saat ini ialah panas bumi yang berasal dari
magma. Magma adalah batuan cair atau panas yang terdapat dalam kerak bumi. Bila magma
sampai ke permukaan bumi, maka di sebut lava. Lava inilah yang membentuk gunung-gunung
itu dibedakan menjadi gunung yang aktif dan gunung yang tidak aktif. Gunung yang aktif
disebut gunung berapi, yaitu gunung yang mulutnya berhubungan dengan magma.
Pada dataran tinggi yang mempunyai gunung berapi, biasanya terdapat sumber-sumber air
panas atau semburan-semburan ke atas permukaan bumi yang disebut geyser. Apa yang keluar
dari pemboran itu dapat berupa gas uap air panas atau air panas, tergantung dari letaknya.
50
Bila yang menyembur keluar itu uap air panas, adalah sangat menguntungkan karena dapat
memutar turbin uap. Turbin ini dikaitkan dengan generator pembangkit listrik. Dengan begitu
kita akan memperoleh energy listrik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Namun, jika yang keluar adalah air dilakukan panas, penggunaan untuk pembangkit listrik
tidak dapat secara langsung.
3. Energi Angin
Udara yang bergerak disebut angin dan dapat terjadi karena perbedaan tekanan di suatu
tempat dengan ttempat yang lain. Pemanfaatan angin merupakan salah satu cara menghemat
energy yang berasal dari minyak bumi.
Energy angin dapat dimanfaatkan untuk diubah menjadi energy listrik yang prinsipnya
sangat sederhana, yaitu angin “ditangkap” oleh baling-baling atau katakanlah rotor bersayap.
Energy putaran (energy mekanis) diteruskan untuk memutar generator pembangkit listrik.
Angin akan tetap bertiup sepanjang zaman, maka angin juga merupakan salah satu energy
alternative pengganti minyak.
4. Energi Pasang Surut
Energy pasang surut adalah energy yang bersumber dari tenaga yang di timbulkan oleh
daya tarik antara bumi dengan bulan. Energy pasang surut tidak ada batasnya, selama bulan
masih berfungsi sebagai satelit yang mengelilingi bumi.
5. Energi Biogas
Biogas adalah gas yang dihasilkan dari sisa-sisa makhluk berupa sampah pertanian ,yaitu
batang pohon jagung,jerami,sisa ampas kelapa,atau tumbuhan lain.sebagian bahan yang
mengadung mikroba pengurai di gunakan kotoran sapi.
Gas itu dapat di naikan mutunya dan di hilangkan baunya yang di bubuhi sedikit kapur,
dengan pencucian itu bau gas yang tidak enak menjadi hilang dan Gas C0 yang tidak berguna
untuk bahan bakar di serap oleh air kapur sehingga biogas yang di peroleh dapat dibakar dengan
hasil panas yang tinggi. Biomassa adalah segala jasad mahkluk hidup yang di gunakan untuk
menghasilkan energi bila di bakar, yaitu berupa sampah – sampah organik sebagai sisa – sisa
produksi pertanian. Pengambilan energi dari biomassa prinsip nya adalah membakar biomassa
itu dalam tungku pembakar, Panas yang timbul digunakan untuk menggrakan turbin Uap,
selanjut nya turbin Uap dapat mengerakan Generator listrik. Usaha manusia untuk mencari
energi penganti minyak bumi seperti yang baru di uraikan di atas hanyalah merupakan salah satu
alternatif bagi manusia untuk dapat mempertahan kan eksitensi nya di muka bum, Kita
mengetahui bahwa minyak bumi merupakan sumber daya yang sangat penting bagi kehidupan
sehari – hari, Namun kita mengetahui juga bahwa sumber daya alam itu tidak dapat diperbaharui
dan jumlahnya pun terbatas, sehingga manusia perlu berusaha mencari sumber energi lain bila
inggin tetap mempertahan kan eksitensinya di masa yang akan datang Masalah lain yang sangat
vital adalah masalah pengunaan teknologi maju yang baru saja dibahas dalam bab dimuka , yaitu
pengunaan energi nuklir yang maha dahysad itu, keuntunganya sangat besar. Semua manusia di
muka bumi ini bertanggung jawab atas kelestarianya yang berarti eksistensi manusia ditentukan
oleh manusia sendiri, salah satu cara yang palin ampuh membatasi laju pertumbuhan penduduk.
Beberapa Ahli memandang masalah lingkungan hidup yang sebenarnya adalah termasuk
kependudukan dan sebaliknya Lingkungan hidup itu termasuk hubungan antara manusia dengan
lingkungan nya, baik biotik maupun Abiotik. kunci pokok untuk memahami permasalahan
lingkungan hidup adalah pemahaman akan konsep – konsep ekosistem, tentang hal ini kita dapat
membaca kembali. Lingkungan fisiknya adalah bumi kita ini maka semuanya tergantung pada
prilaku manusia itu sendiri, baik terhadap lingkungan fisiknya maupun lingkungan masyarakat
atau bangsa–bangsa di dunia bukan dari segi kepentingan manusia tetapi dari segi keseimbangan
alam agar eksetensi manusia terjamin. Keunggulan ilmu Alamiah dan teknologi dalam bidang
51
koimunikasi sebenar nya tergantung pada manusia itu sendiri yang berada atau yang menguasai
alat itu, dengan satelit buatan orang dapat menyalah gunakan nya untuk maksud –maksud jahat.
Dengan alat pengindra jarak jauh dapat dilihat segala sesuatu yang berada di perut bumi, misal
nya adanya cadangan minyak, uranium dan sebagainya dari uraian di atas yang penting adalah
moral manusia, karena moral itu menentukan langkah – langkah manusia kearah yang baik atau
buruk.
52
Jasin Maskoeri, 2009, “Ilmu Alamiah Dasar”, Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Ngili Yohanis, 2010, “BioKimia Dasar”, Bandung : Rekayasa Sains.
Sumardi Yosaphat, 2004, “Konsep Dasar IPA 1” :Materi dan Energi ,Jakarta : Pusat
Penerbitan Terbuka.
Silaban Pantur ditkk, 1985,”Fisika edisi ketiga, Jakarta : Penerbit Erlangga.
Tjasyono Bayong, 2009, “Ilmu Kebumian dan Antariksa : Alam Semesta”, Jakarta : PT
Remaja Rosdakarya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar